Minggu, September 27, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

IOM ITB Region Sumatra Utara Gelar Gathering and Sharing, Perlu Perkuat Peran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Hadapi Tantangan di Kampus

Admin by Admin
27 September 2026
in Pendidikan
0
IOM ITB Region Sumatra Utara Gelar Gathering and Sharing, Perlu Perkuat Peran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Hadapi Tantangan di Kampus

Medan, 27/9 (indonesiaaktual.com) – Ikatan Orang Tua Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (IOM ITB) Region Sumatra Utara , di Medan, Sabtu (26/9) menggelar Gathering and Sharing untuk memperkuat peran orang tua mendampingi para anak mereka yang menjadi mahasiswa di universitas itu dalam menghadapi tantangan di kampus.
Gathering and Sharing IOM ITB Region Sumatra Utara dengan Tema Peran Orang Tua Membersamai Mahasiswa ITB Sumatra Utara yang digelar di Hotel Grand Sakura Medan, itu menghadirkan pembicara alumni ITB, Sahat Marthin P Sinurat, ST, MT dan Psikolog Dr Sunarto S PSI, M PSI.
Acara berlangsung aktif dan akrab penuh rasa kekeluargaan.
Ketua IOM ITB Region Sumatra Utara, Ray B Sitorus, S Si, MM, mengatakan menjadi orang tua mahasiswa ITB bukan hanya soal memastikan anak mendapatkan pendidikan terbaik.
Di balik perjalanan akademik mereka, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi mahasiswa, mulai dari tekanan perkuliahan hingga persoalan ekonomi.
Kondisi tersebut mendorong para orang tua mahasiswa ITB untuk membangun ruang bersama melalui IOM ITB.
Ray B. Sitorus, mengatakan, IOM ITB menjadi wadah bagi para orang tua untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, hingga menguatkan satu sama lain dalam mendampingi anak-anak mereka selama menjalani pendidikan di ITB.
“Ini satu wadah bagi orang tua yang anak-anaknya mahasiswa di ITB. Jadi lebih kepada support system. Bagaimana orang tua bisa saling menguatkan, saling curhat atau sharing masalah-masalah anaknya di kampus,” ujar Ray B Sitorus.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi mahasiswa ITB cukup beragam dan dapat muncul sejak awal perkuliahan hingga menjelang kelulusan.
Tekanan tersebut tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga persoalan ekonomi maupun kondisi psikologis mahasiswa.
“Karena ada fenomena-fenomena itu, ada kejadian-kejadian yang belakangan terjadi. Stres itu ada. Mulai dari baru masuk sampai mau lulus seperti mau skripsi,katanya.
Oleh karena itu, menurut Ray, pertemuan orang tua tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk memahami persoalan yang dihadapi mahasiswa.
Ray menjelaskan, pertemuan orang tua mahasiswa ITB bukan kali pertama digelar.
Kegiatan serupa rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat dukungan kepada mahasiswa.

Related posts

BINUS@Medan Luncurkan Joint Degree Digital Business Bersama Asia University Taiwan Menjawab Tantangan Dinamika Ekonomi Global

BINUS@Medan Luncurkan Joint Degree Digital Business Bersama Asia University Taiwan Menjawab Tantangan Dinamika Ekonomi Global

25 September 2026
Wali Kota Medan Rico Waas Lepas 10 Siswa Program Pertukaran Pelajar ke Ipoh Malaysia

Wali Kota Medan Rico Waas Lepas 10 Siswa Program Pertukaran Pelajar ke Ipoh Malaysia

23 September 2026

Tidak hanya memberikan dukungan secara moril, IOM ITB juga memiliki program bantuan bagi mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi.
Melalui semangat gotong royong para orang tua, IOM ITB menghimpun dana yang kemudian disalurkan dalam berbagai bentuk bantuan pendidikan dan kebutuhan mahasiswa.
Saat penerimaan mahasiswa baru, misalnya, IOM ITB berhasil menghimpun dana yang diperuntukkan bagi program bantuan mahasiswa.
Bantuan tersebut tidak hanya dalam bentuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga mencakup bantuan biaya hidup bulanan, laptop, tugas akhir hingga bantuan kebutuhan makanan.
“Jadi tidak hanya satu kategori. Ada beberapa jenis program bantuannya. Ada bantuan UKT, uang kehidupan bulanan, ada laptop, ada juga bantuan tugas akhir,” ujar Ray.

Bahkan, IOM ITB memiliki program bank beras yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan makan.
Program tersebut menjadi bagian dari kepedulian para orang tua terhadap mahasiswa ITB yang membutuhkan dukungan selama menjalani pendidikan.
Dalam proses penyaluran bantuan, IOM ITB juga melakukan seleksi terhadap mahasiswa yang mengajukan bantuan.
Sekitar 300 mahasiswa disebut telah mengikuti proses wawancara untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka.
“Yang kurang mampu dan banyak kesulitan dana, itu yang kita bantu,” ungkapnya.
Keberadaan IOM ITB sendiri tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Masing-masing wilayah memiliki wadah orang tua mahasiswa, meski tingkat keaktifannya berbeda-beda.
Untuk Sumatera Utara, IOM ITB disebut menjadi salah satu wilayah yang cukup aktif menggelar kegiatan dan membangun kebersamaan antarorang tua mahasiswa.

Menurut Ray, dukungan tersebut penting karena tantangan mahasiswa dapat muncul kapan saja, mulai dari masa awal perkuliahan hingga menjelang penyelesaian tugas akhir.
Dengan adanya komunitas orang tua, persoalan yang dihadapi mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi beban keluarga masing-masing.
Ketua Panitia, Didik Subarma, S Kep, Ners, MKM, mengatakan gathering diminati anggota karena memberikan kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dalam suasana yang lebih santai.
Menurut Didik, melalui pertemuan tersebut, anggota tidak hanya bertemu dan bersilaturahmi, tetapi juga dapat bertukar informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan organisasi maupun pengalaman masing-masing.
“Gathering ini cukup diminati anggota karena menjadi tempat untuk saling berbagi informasi. Jadi bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi ada komunikasi dan pertukaran informasi antaranggota,” ujar Didik.

Pembicara yang merupakan alumni ITB, Sahat Marthin P Sinurat, ST, MT, turut membagikan pengalaman selama menjalani masa perkuliahan di kampus tersebut.
Pengalaman Sahat menjadi gambaran langsung mengenai dinamika yang dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan di ITB.
Dia berbagi cerita mengenai kehidupan mahasiswa, tantangan akademik, serta berbagai pengalaman yang dihadapi selama menjalani proses pendidikan.
Menurut dia, mahasiswa perlu memperbanyak relasi, memperdalam ilmu, sekaligus membangun karakter.
“Kembangkan diri, perbanyak teman, perdalam ilmu dan karakter,” ujar Sahat.
Dia juga mengingatkan generasi muda untuk mepersiapkan diri dan bisa menghadapi sejumlah tantangan agar terhindar dari kehilangan jati diri hingga pengaruh lingkungan yang negatif.

Dalam materinya, Sahat menekankan enam aspek penting dalam pengembangan diri, yakni connection, confidence, competence, contribution, character, dan caring.
Sahat mengatakan kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan kemampuan membangun relasi, kepercayaan diri, kompetensi, kontribusi, karakter dan kepedulian.
Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya IOM ITB Sumatra Utara memberikan perspektif kepada orang tua dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani pendidikan.

Pembicara lain , Psikolog Dr Sunarto, S Psi, M Psi, Psikolog, mengatakan mahasiswa saat ini menghadapi medan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.
“Tuntutan zaman menuntut mahasiswa menjadi sempurna sejak semester pertama. Kompetisi bukan lagi antarteman sekelas, tetapi sudah global dan digital,” ujar Dr. Sunarto dalam kegiatan pertemuan orang tua mahasiswa ITB.
Menurutnya, dukungan kepada mahasiswa tidak cukup hanya melalui fasilitas fisik maupun kebutuhan akademik, tapi juga membutuhkan rasa aman secara emosional.
“Dukungan fasilitas fisik saja tidak lagi cukup tanpa adanya keamanan emosional,” katanya.
Dr Sunarto menyebut terdapat sejumlah tantangan mental yang perlu dipahami orang tua ketika mendampingi mahasiswa Gen Z di kampus.
Di antaranya burnout akademik, kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain atau comparison, imposter syndrome, fear of missing out (FOMO), hingga fenomena masking ketika mahasiswa menyembunyikan kondisi sebenarnya agar terlihat baik-baik saja.
Selain itu, mahasiswa juga menghadapi future anxiety, yakni kecemasan terhadap masa depan, serta persoalan kesepian atau loneliness epidemic.
“Orang tua perlu memahami medan tempur mental Gen Z di kampus. Mereka tidak hanya membutuhkan tempat untuk menyelesaikan masalah, tetapi juga membutuhkan jangkar rasa aman,”ujarnya.
Menurut dia, keluarga dapat menjadi salah satu tempat mahasiswa mendapatkan rasa aman tersebut.
Kehadiran orang tua sebagai pendengar dan tempat bercerita dinilai penting agar mahasiswa tidak merasa menghadapi berbagai tekanan seorang diri.
Oleh karena itu, keberadaan komunitas seperti IOM ITB dinilai dapat menjadi ruang bagi orang tua untuk saling berbagi pengalaman dan memahami tantangan yang dihadapi anak selama menjalani pendidikan.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu mahasiswa mencapai prestasi akademik, tetapi juga mampu menjalani masa perkuliahan dengan kondisi emosional yang lebih sehat hingga menyelesaikan pendidikan.    (lis)

Previous Post

Megenal BB302, Lokomotif “Endemik” Saksi 56 Tahun Perkembangan Perkeretaapian Sumatera Utara

Admin

Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

IOM ITB Region Sumatra Utara Gelar Gathering and Sharing, Perlu Perkuat Peran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Hadapi Tantangan di Kampus

IOM ITB Region Sumatra Utara Gelar Gathering and Sharing, Perlu Perkuat Peran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Hadapi Tantangan di Kampus

27 September 2026
Konsep Otomatis

Megenal BB302, Lokomotif “Endemik” Saksi 56 Tahun Perkembangan Perkeretaapian Sumatera Utara

26 September 2026
Dinas Perhubungan Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

Dinas Perhubungan Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten

26 September 2026
XLSMART dan Mitra Rekrut 850 Talenta Muda melalui Future Ready, Target 1.000 hingga Akhir 2026

XLSMART dan Mitra Rekrut 850 Talenta Muda melalui Future Ready, Target 1.000 hingga Akhir 2026

25 September 2026

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

IOM ITB Region Sumatra Utara Gelar Gathering and Sharing, Perlu Perkuat Peran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Hadapi Tantangan di Kampus

IOM ITB Region Sumatra Utara Gelar Gathering and Sharing, Perlu Perkuat Peran Orang Tua Dampingi Mahasiswa Hadapi Tantangan di Kampus

27 September 2026
Konsep Otomatis

Megenal BB302, Lokomotif “Endemik” Saksi 56 Tahun Perkembangan Perkeretaapian Sumatera Utara

26 September 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.