Medan, 4/7 (indonesiaaktual.com) -UMKM Mitra Binaan Pertamina Raja Patin melakukan ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin ke Malaysia
“Ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin ke Malaysia sebanyak 2,5 ton,” ujar Pemilik CV Raja Patin Indonesia, Tri Handayani, Handayani di Medan, Rabu (3/7/2024).
Dia mengatakan itu saat acara pelepasan ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin itu di Kantor Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Medan I.
Pengiriman perdana kerupuk kulit ikan patin itu sebanyak 3.800 pack atau 2,5 ton.
“Alhamdulillah, kami senang sekali, berkat doa serta dukungan semuanya termasuk Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Raja Patin bisa ekspor kerupuk kulit ikan patin ke Malaysia. Pengiriman perdana kerupuk kulit ikan patin ini sebanyak 3.800 pack atau sekitar kuotanya 2,5 ton,” ujar Tri Handayani.
Dia mengaku sangat berterima kasih kepada Pertamina atas dukungan yang diberikan berupa pendampingan, pelatihan, permodalan, hibah alat usaha, dan diikutsertakan dalam pameran nasional serta internasional.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina yang sudah berkali-kali membantu dan membina Raja Patin.Kami bangga menjadi mitra binaan Pertamina,” katanya. Tri Handayani bergabung menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2019.
Tri Handayani merupakan alumni UMK Academy 2021 dan menjadi mitra binaan Pertamina yang sukses dan mandiri sejak tahun 2022.
Menurut dia, kunci sukses dalam bisnis yaitu tekun, gigih dan tidak mudah menyerah.
“Kerupuk Kulit Ikan Raja Patin itu sudah tersedia di minimarket. Omzet kita sebelum ekspor itu bisa mencapai Rp3 miliar per tahun,” ujarnya.
Pejabat (Pj) Gubernur Sumut, Agus Fatoni memberikan apresiasi atas pelepasan ekspor perdana kerupuk kulit ikan patin tersebut.
Dia berharap ekspor itu ke depannya terus ditingkatkan dan UMKM lainnya perlu menyusul untuk naik kelas, go digital dan go internasional.
“Saya menghargai dan mengapresiasi ekspor produk UMKM ini. Kemasannya sangat menarik dan rasanya juga enak, ” katanya.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian Raja Patin.
“Kami bangga melihat salah satu mitra binaan Pertamina, Raja Patin yang berhasil menembus pasar internasional. Ini adalah bukti bahwa UMKM Sumut memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di pasar global,”ujar Satria.
Pelepasan ekspor perdana itu juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi UMKM lain di Sumut untuk terus berinovasi dan mengembangkan produk-produknya.
Pertamina Patra Niaga akan terus mendukung dan mendorong UMKM dalam mencapai kesuksesan di pasar internasional.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga senantiasa mendukung pencapaian Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya Poin 8 yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, yang diwujudkan melalui program pendanaan dan pembinaan UMKM. (lis)









