Medan, 5/6 (indonesiaaktual.com) – Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (IKAHUT USU) bersama masyarakat, mahasiswa dan berbagai komunitas melakukan aksi bersih-bersih sampah di destinasi wisata Danau Siombak, di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan,
Aksi bersih – bersih di salah satu destinasi Kota Medan itu digelar Rabu dan Kamis (4-5 Mei 2025).
Koordinator kegiatan, sekaligus Ketua Ikatan Alumni Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (IKAHUT USU), Yudha Lesmana Pohan di Medan, Rabu, mengatakan, aksi bersih-bersih Danau Siombak dilaksanakan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Kegiatan itu juga sebagai wujud keprihatinan terhadap tumpukan sampah di destinasi wisata Danau Siombak.
“Memperingatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, kami melakukan aksi bersih sampah di Danau Siombak. Kenapa Danau Siombak? Karena ini merupakan salah satu danau yang menjadi prioritas Kota Medan,” ujar Yudha.
Yudha mengatakan, Danau Siombak bisa menjadi suatu lokasi yang dapat diandalkan saat melihat pemandangan matahari terbenam di Kota Medan.
Aksi bersih dilakukan juga mengingat kawasan Danau Siombak tempat pasang surut, karena langsung ke laut. “Jadi, pada saat air pasang, sampah dari laut masuk ke Danau Siombak,” ujarnya.
Dia menjelaskan, aksi bersih – bersih di kawasan Danau Siombak melibatkan 250 orang.
Mulai berasal dari beberapa komunitas, akademisi, mahasiswa, termasuk dari Lentera Pertiwi Sumatera, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Medan, dari Orari, ILUSMAN 3 Medan serta komunitas-komunitas lainnya.
“Harapannya biar Danau Siombak bersih, dan tidak menimbulkan bau serta penyakit bagi warga sekitar, dan ini sebuah destinasi wisata bagi masyarakat untuk melihat pemandangan luar biasa,” ujar Yudha.
Pembersihan menggunalan berbagai peralatan termasuk perahu karet milik Badan Pengendali Bencana Daerah (BPBD) Medan, dan sejumlah kayak milik Simba (Siombak Mangrove Biodiversity Adventure).
Dia menjelaskan, kegiatan itu juga melibatkan sejumlah stakeholder di bawah Pemerintah Kota (Pemko) Medan, seperti Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pariwisata Kota Medan.
Seorang mahasiswa Fakultas Kehutanan USU, Nabila Putri Ramadhani yang terlibat dalam aksi bersih itu, mengaku melihat Danau Siombak sebagai salah satu destinasi pariwisata yang harus dijaga.
Apalagi, katanya,di kampus, mereka juga mempelajari Ekowisata, dan kebetulan di Danau Siombak sampahnya banyak sekali, berserakan, dan itu adalah sampah-sampah dari rumah tangga.
“Melihat hal itu, kami tergerak bikin aksi untuk membersihkan sampah Danau Siombak. Pesan kami untuk masyarakat, semoga ada kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi Danau Siombak ini sebagai ikon di sini untuk tempat Ekowisata,”ujarnya.(lis)










