Kamis, Agustus 6, 2026
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

Green Youth Quake: Pemuda NU dan Muhammadiyah Bergerak Lawan Krisis Iklim

Admin by Admin
Juli 27, 2025
in Health
0
Green Youth Quake: Pemuda NU dan Muhammadiyah Bergerak Lawan Krisis Iklim

Medan, 27/7 (indonesiaaktual.com) -Krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan, tetapi sudah menjadi kenyataan yang dirasakan di banyak sudut dunia, termasuk Indonesia.

Cuaca ekstrem, gagal panen, banjir rob, polusi udara, dan penyakit tropis yang meningkat adalah bagian dari dampaknya.

Related posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Edukasi Lingkungan di UPT SDN 065009, Komitmen Wujudkan Sekolah Hijau

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Edukasi Lingkungan di UPT SDN 065009, Komitmen Wujudkan Sekolah Hijau

April 27, 2026
Telkomsel Hadirkan Posko Siaga Haji di Medan dan Aceh, Permudah Masyarakat Saat Beribadah

Telkomsel Hadirkan Posko Siaga Haji di Medan dan Aceh, Permudah Masyarakat Saat Beribadah

April 24, 2026

Namun, kesadaran publik, khususnya kalangan muda, masih belum memadai.

Menjawab tantangan itu, Greenfaith Indonesia, Enter Nusantara, dan Pesantren Ekologi Misykat al Anwar menyelenggarakan pelatihan Green Youth Quake pada 25–29 Juli 2025 di Dramaga, Kabupaten Bogor.

Pelatihan itu ditujukan bagi pemuda-pemudi berusia 18–35 tahun, terutama yang memiliki latar belakang pesantren, aktif di organisasi keagamaan seperti NU dan Muhammadiyah, serta memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan.

Diikuti 30 peserta dari 8 provinsi, kegiatan itu bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman yang kokoh mengenai hubungan antara iman, lingkungan, dan keadilan iklim.

“Krisis iklim harus dilihat bukan hanya sebagai masalah teknis, tetapi juga sebagai persoalan moral dan spiritual,”ujar
Koordinator Greenfaith Indonesia, Hening Parlan yang juga menjadi fasilitator utama pelatihan.

//Energi Fosil dan Agama dalam Pusaran Krisis Iklim//

Berbagai laporan ilmiah, termasuk dari IPCC, menunjukkan bahwa krisis iklim bergerak semakin cepat.

Permukaan laut naik dalam kecepatan yang belum pernah terjadi selama 3.000 tahun terakhir.

Gunung es mencair, pulau-pulau kecil terancam tenggelam, dan suhu global terus meningkat.

Kontributor utamanya adalah penggunaan energi fosil seperti batubara dan minyak bumi.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan jumlah PLTU batubara terbanyak di dunia.

Data endcoal.org mencatat 171 PLTU batubara beroperasi di Indonesia hingga 2020, menyumbang puluhan juta ton CO₂ ke atmosfer setiap tahunnya.

Ironisnya, di tengah komitmen global untuk mengurangi emisi karbon, pemerintah Indonesia justru membuka ruang partisipasi ormas keagamaan dan perguruan tinggi dalam pengelolaan tambang batubara.

Hal itu menjadi sorotan penting dalam pelatihan Green Youth Quake.

“Kita perlu memberi otokritik pada kecenderungan beragama yang kehilangan kepekaan ekologis,” ujar Roy Murtadho, Pengasuh Pesantren Ekologi Misykat al Anwar.

“Agama tidak boleh absen dalam menyuarakan keadilan lingkungan,” ujarnya.

//Dari Dakwah ke Aksi: Peran Strategis Generasi Muda//

Pelatihan itu tidak hanya bersifat teoritik.

Peserta juga diajak menyusun strategi kampanye, mengasah kemampuan menulis, serta memahami metode dakwah lingkungan berbasis keislaman.

Materi disampaikan oleh berbagai narasumber lintas organisasi dan latar belakang, seperti Iqbal Damanik (Greenpeace Indonesia), Siti Barokah, Parid Ridwanuddin, Taufik Murtadho, dan Melky Nahar (JATAM).

Menurut laporan UNICEF The Climate Crisis is a Child Rights Crisis, Indonesia masuk dalam daftar negara berisiko tinggi terhadap dampak krisis iklim.

Anak-anak Indonesia terpapar risiko penyakit tular vektor, polusi udara, gelombang panas, dan akses terbatas ke layanan esensial.

Jika generasi muda tidak dibekali sejak dini, maka mereka akan menjadi korban yang tak berdaya dalam gelombang perubahan iklim yang terus membesar.

//Merawat Bumi, Menjaga Iman//

Pelatihan Green Youth Quake menjadi langkah awal membentuk jaringan aktivis muda Islam yang memahami bahwa menjaga bumi adalah bagian dari tanggung jawab keagamaan.

Dengan pemahaman yang kuat dan kemampuan komunikasi yang baik, mereka diharapkan menjadi penyambung suara bumi dari mimbar masjid hingga kanal media sosial.

“Krisis iklim adalah persoalan lintas iman dan generasi. Kita perlu menyiapkan agen perubahan yang memahami relasi antara iman, ilmu, dan aksi,” ujar Syahrul Ramadhan dari Greenfaith Indonesia.

Ke depan, pelatihan semacam itu diharapkan menjadi model pembelajaran ekoteologi yang kontekstual, relevan, dan berdampak karena menyelamatkan lingkungan tidak cukup hanya dengan ilmu pengetahuan.

Ia juga butuh keyakinan, komitmen moral, dan keberanian untuk mengambil sikap.(lis)

Previous Post

Tri dan 1.000 Guru Foundation Buka Akses Digital di Pelosok Negeri, Dukung Masa Depan Pendidikan Indonesia

Next Post

Audiensi dengan Kepala DLHK Sumut, Direktur PETAI Sampaikan Komitmen dalam Pengurangan Emisi GRK

Admin

Admin

Next Post
Audiensi dengan Kepala DLHK Sumut, Direktur PETAI Sampaikan Komitmen dalam Pengurangan Emisi GRK

Audiensi dengan Kepala DLHK Sumut, Direktur PETAI Sampaikan Komitmen dalam Pengurangan Emisi GRK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

KA Srilelawangsa Relasi Medan–Lubuk Pakam Sumut Layani 11.586 Penumpang Sejak Dioperasiksn Mulai Juli 2026

KA Srilelawangsa Relasi Medan–Lubuk Pakam Sumut Layani 11.586 Penumpang Sejak Dioperasiksn Mulai Juli 2026

Agustus 6, 2026
Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Agustus 5, 2026
Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa Sumut Optimistis Setor PAD, Genjot Bisnis dan Optimalkan Aset

Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa Sumut Optimistis Setor PAD, Genjot Bisnis dan Optimalkan Aset

Agustus 4, 2026
KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang PascaInsiden di Perbaungan

KAI Divre I Sumut Perkuat Upaya Keselamatan di Perlintasan Sebidang PascaInsiden di Perbaungan

Agustus 4, 2026

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

KA Srilelawangsa Relasi Medan–Lubuk Pakam Sumut Layani 11.586 Penumpang Sejak Dioperasiksn Mulai Juli 2026

KA Srilelawangsa Relasi Medan–Lubuk Pakam Sumut Layani 11.586 Penumpang Sejak Dioperasiksn Mulai Juli 2026

Agustus 6, 2026
Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra

Agustus 5, 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.