Medan, 8/8 (indonesiaaktual.com) -PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat kinerja gemilang pada layanan angkutan barang selama Juli 2025 dengan total angkutan barang sebanyak 55.828 ton.
“Total barang yang diangkut sebanyak 55.828 ton itu meningkat 21 persen dibandingkan capaian Juni 2025 yang masih 46.054 ton,” ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut M. As’ad Habibuddin di Medan, Jumat (8/8/2025).
Peningkatan itu sejalan dengan naiknya permintaan pelanggan terhadap moda transportasi barang berbasis kereta api.
Menurut As’ad, salah satu faktor pendorong peningkatan volume angkutan barang adalah kenaikan permintaan angkutan bahan bakar minyak (BBM) pada masa libur sekolah, seiring tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan liburan.
“Konsumsi BBM yang meningkat secara langsung memicu tingginya suplai BBM menggunakan kereta api,”ujarnya.
Rincian angkutan barang KAI Sumut yang diangkut pada Juli 2025 yaitu bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 27.962 ton.
Kemudian, peti kemas sebanyak 17.797 ton, crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah sebanyak 9.446 ton. Barang hantaran paket (BHP) sebanyak 366 ton, dan lateks sebanyak 256 ton.
As’ad menjelaskan, kereta api memiliki sejumlah keunggulan dibanding moda transportasi lainnya.
Dari sisi kapasitas, satu gerbong dapat mengangkut hingga 42 ton atau setara dengan dua truk kontainer.
“Dengan satu rangkaian berisi 20 gerbong peti kemas, kereta api mampu menggantikan 40 truk sekaligus,” ujarnya. Keunggulan lain yang menjadi nilai tambah adalah ketepatan waktu.
Pada Juli 2025, tingkat ketepatan keberangkatan dan kedatangan kereta barang KAI Sumut mencapai 98,37 persen.
Selain itu, angkutan barang menggunakan kereta api menawarkan keamanan tinggi, bebas pungutan liar, dikelola oleh sumber daya manusia profesional dan tersertifikasi.
Werta berkontribusi pada efisiensi biaya logistik, pengurangan kemacetan, penurunan emisi polusi, dan meminimalkan kerusakan jalan akibat kendaraan berat.
”KAI akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pelaku usaha di Sumatera Utara untuk memaksimalkan layanan angkutan barang melalui kereta api,”katanya.
KAI Divre I Sumut, ujar dia, optimistis volume angkutan akan terus tumbuh, seiring komitmen KAI dalam mendukung sistem logistik ramah lingkungan dan memperkuat daya saing ekonomi nasional. (lis)










