Medan, 20/8 (indonesiaktual.com) -Kementerian BUMN melalui sinergi perusahaan BUMN melaksanakan program UMKM Naik Kelas.
Kali ini acara didakan di Kabanjahe, Sumatera Utara, 13 Agustus.
Acara yang digelar di Tongging Ballroom, Hotel Sibayak, Kabupaten Karo itu menghadirkan ratusan pelaku usaha lokal, narasumber profesional, serta jajaran pejabat dari pemerintah daerah dan BUMN.
Tercatat sebanyak 163 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 132 pelaku UMKM dan 31 perwakilan fasilitator serta tim TJSL BUMN.
Kehadiran yang antusias itu menunjukkan tingginya komitmen masyarakat untuk meningkatkan kapasitas usaha di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Sejak pagi, peserta telah dibekali wawasan praktis oleh sejumlah narasumber.
Telkom Indonesia membuka sesi dengan pemaparan strategi digitalisasi point of sales yang dibawakan oleh Ratih Wiweka.
Dilanjutkan oleh PT Surveyor Indonesia melalui Finny Angkie Winoto selaku Auditor Halal LPH PT Surveyor Indonesia yang menekankan pentingnya sertifikasi halal sebagai jaminan mutu dan akses pasar yang lebih luas.
Pada sesi siang, agenda berlanjut dengan topik literasi keuangan yang disampaikan Halimatus Sa’diyah, Deputi Direktur Pelaksanaan Edukasi Keuangan OJK.
Kemudian BPOM melalui Kepala Balai Besar, Drs. M Suhendri, Apt., M.Farm, memberikan sosialisasi terkait kepengurusan BPOM.
Acara ditutup dengan materi inspiratif tentang branding dan copywriting yang dipandu oleh praktisi komunikasi, Rio Purba.
Acara itu mendapat perhatian besar dari unsur pemerintahan daerah.
Hadir langsung Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., serta perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Karo.
Dari jajaran BUMN, beberapa pejabat yang hadir diantaranya, Telkom Indonesia yang diwakili Muhammad Adna Miraza selaku SM Shared Service & General Support, PJTI diwakili Kepala Divisi Wilayah Sungai Toba Asahan Indra Nurdianyoto dan Bayu Pramadya, Kepala Sub Divisi Pengusahaan Wilayah Sungai Toba Asahan
Sejumlah pejabat BUMN lain juga hadir diantaranya perwakilan dari Bank Syariah Indonesia yang diwakili oleh Jefri Sofyan selaku Area Manager (AM) Medan Raya dan Joko Priyono selaku Branch Manager Cabang Kabanjahe.
Dari PT Inalum diwakili
Vice President Goverment & External Relation, Herman Sikumbang dan Julian Faisal, Manager Government & External Relations.
Adapun dari Nindya Karya diwakili oleh Alfriady Zuliansyah selaku Corporate Secretary, kemudian dari BRI diwakili Albertus Donny Cahyono selaku Pimpinan Cabang Karo.
Kehadiran mereka menegaskan dukungan BUMN dalam memperkuat ekosistem UMKM dari hulu ke hilir.
Program UMKM Naik Kelas itu terlaksana berkat dukungan dari BRI, Jasa Marga, Inalum, Jasa Tirta I, Bank Syariah Indonesia, Telkom Indonesia, ASDP, dan Nindya Karya.
Kolaborasi lintas BUMN ini bukan hanya memberi materi edukasi, tetapi juga membuka peluang jejaring bisnis dan akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, menegaskan pentingnya kehadiran program itu bagi daerah.
“UMKM adalah motor penggerak ekonomi kerakyatan. Melalui program UMKM Naik Kelas, BUMN berkomitmen hadir langsung di daerah, memberikan akses, pendampingan, hingga sertifikasi yang dibutuhkan agar pelaku usaha mampu menembus pasar yang lebih luas,”katanya.
Kehadiran BUMN bukan sekadar korporasi, tetapi mitra nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Kegiatan itu diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi para pelaku UMKM di Sumatera Utara, tidak hanya dalam peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga dalam memperkuat daya saing produk lokal di pasar nasional dan global. (lis)









