Medan, 11/11 (indonesiaaktual.com) -1st Samosir Internasional Choir Competition 2026 akan digelar di Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut) pada 24 – 27 September 2026.
“Lomba paduan suara internasional dengan juri internasional itu ditargetkan bisa mendatangkan 10ribuan pengunjung,” ujar President Director ND Management, Rios Sabar Andriano Tampubolon S.H di Medan, Senin (10/11/2025).
Target 10ribuan orang itu berasal dari tim paduan suara, vokal solo, keluarga peserta hingga pengunjung baik lokal, luar kota dan mancanegara.
Beberapa juri dari sejumlah negara, seperti Swingly Wicliff (Indonesia), Dr Ken Steven (Indonesia), Jurgis Cabulis (Latvia), Susanna Saw (Malaysia), Prof. Mark Anthony Carpio (Filipina) sudah memastikan diri untuk mendukung 1st Samosir Internasional Choir Competition 2026 itu.
“Panitia sudah mulai membuka pendaftaran lomba itu dan syukur mendapat tanggapan cepat dari peserta dari berbagai kota di Indonesia dan luar negeri, ” katanya.
Untuk paduan suara, sudah ada 15 tim peserta yang mendaftar.
Sementara, untuk vokal solo 28 orang.
Didampingi Artistik Director, Ondi Yohan Tambunan S.Sn, Project Manager, Togi Simanjuntak, serta Roy Claudio Siahaan dan Zordan Parulian Sianipar, Rios mengatakan tim paduan suara dan vokal solo yang mendaftar berasal dari Jakarta, Manado, Riau, dan Nias.
Sementara, untuk vokal solo 28 orang.
Dia menjelaskan, 1st Samosir Internasional Choir Competition dibagi dalam empat kategori, yakni paduan suara dewasa, anak, vokal solo dewasa , dan anak.
Ada pun grand prize nya berupa hadiah Rp50 juta.
“Acara itu bertujuan untuk semakin memperkenalkan objek wisata Danau Toba ke dunia internasional ,” katanya.
Kompetisi paduan suara internasional itu juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumut khususnya Kabupaten Samosir .
Tentunya, kedatangan peserta lomba, keluarga dan penonton akan membuat pesanan hotel, tranportasi dan konsumsi serta pembelian suvenir meningkat.
“Panitia sudah mulai menjajaki kerja sama dengan yang terkait untuk kelancaran kompetisi itu, ” katanya.
Artistik Director, Ondi Yohan Tambunan S.Sn, menyebutkan, tiga hari pelaksanaan 1st Samosir Internasional Choir Competition itu dimulai dengan
opening ceremony, lalu Workshop, Choir Clinic, Competition, penjurian hingga grand final dan closing ceremony.
“Event ini terbesar di Sumut.Kami berharap bisa sesukses bahkan lebih dari event serupa yang digelar di Bali,” katanya.
Ondi berharap, 1st Samosir Internasional Choir Competition 2026 mendapat dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir dan semuanya.
“Komunikasi dengan Pemkab dan Bupati Samosir sudah dilakukan. Kami akan menjalin komunikasi dengan Gubernur Sumut, Bobby Nasution,” ujar Ondi.
Dia berharap 1st Samosir Internasional Choir Competition 2026 bisa menjadi agenda tahunan pariwisata Sumut. (lis)










