Medan, 5/12 (indonesiaaktual.com) –
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Untuk Sumatera Utara (Sumut), bantuan diserahkan langsung Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N. Bakrie didampingi Ketua Umum Kadin Sumut, Firsal Dida Mutyara, Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, Ketua BPD HIPMI Sumut, Dian Iskandar Nasution ((Cliffrs) kepada Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution di Lanud Soewondo, Medan, Kamis (4/12/25.).
“Penyaluran bantuan itu sebagai wujud kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat yang tertimpa musibah,,”ujar Anindya N. Bakrie di Medan, Kamis.
Bantuan berupa beras, mie instan, ikan dalam kaleng, kornet, biskuit air mineral dan lainnya.
Menurut Anindya kunjungan ke Medan menjadi bagian dari upaya Kadin memastikan kondisi di lapangan sekaligus merumuskan langkah lanjutan bersama pemerintah dan pelaku usaha.
Anindya atau Anin sapaan akrabnya, menegaskan, bencana yang melanda merupakan peristiwa besar yang membutuhkan respons cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan dan Kadin juga ingin berperan.
Kadin, katanya, melihat bahwa dampak bencana ini sangat serius dan Kadin memberikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan daerah yang bekerja sama untuk menanganinya selama ini.
“Dan kami juga dari dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah dan dunia usaha Kadin, Kadin hadir di sini untuk melihat sendiri, memotret keadaan sesungguhnya,” ujar Anin .
Anin menjelaskan, bahwa pihaknya juga mulai menyiapkan dukungan untuk tahap rehabilitasi dan renovasi pascabencana. Kadin disebut memiliki banyak konstituen yang ingin membantu, namun belum mengetahui jalur penyalurannya.
Ketua Umum Kadin Sumatera Utara, Dida Mutyara menyampaikan bahwa Kadin mulai memikirkan langkah pemulihan jangka menengah, mulai dari perbaikan konektivitas wilayah hingga pembangunan kembali permukiman dan pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kadin selalu berpikir bagaimana pengusaha-pengusahanya, terutama UMKM, bisa melanjutkan perekonomian dengan usahanya, karena belum tentu usaha berikutnya bisa sama,” kata Dida panggilan akrab Firsal.
Diakui memang kehidupan warga di tepi sungai itu sangat menyulitkan ketika ada bencana seperti ini.
“Selain pakaian, obat-obatan, dan makanan.Perlu evakuasi dan perbaikan jalan dan transportasi diperbaiki, ” katanya.
Alat berat mulai masuk ke Tapanuli Selatan dan Tengah. Lalu juga kebutuhan kendaraan motor dan penyulingan air.
“Pemenuhan sekto-sektor itu sangat penting,” ujar Dida.
Kadin berharap pemulihan ekonomi pascabencana serta pasokan logistik dapat segera normal sehingga roda ekonomi di masyarakat yang terdampak dapat terus bergerak.
Tampak hadir dalam pertemuan itu, Ketua DPRD Provinsi Sumut, Erni Ariyanti Sitorus beserta jajaran Forkopimda, Wakil Ketua Umum Korwil Sumatra I Kadin Indonesia, Ivan Iskandar Batubara, Jajaran Dewan Pengurus Kadin Indonesia, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Sumut, M. Dahli, para WKU Koordinator Kadin Sumut, Yudha Johansyah, Isfan F. Fachruddin, WKU Bidang Organisasi, Lismardi Hendra
Juga para Komite Tetap, Ahmad Muhajirin Tarigan, Ade Sandrawati Purba, Surya Purnama Putra, Josua F. Panggaribuan, Ketua Kadin Langkat, Zulkifli serta Direktur
Eksekutif Kadin Sumut, Diaz Wardianto, WK. (lis)








