Medan, 28/12 (indonesiaaktual.com) –
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara melalui koordinasi intensif bersama kewilayahan dan PT Pertamina menambah kekuatan armada angkutan BBM untuk mendukung pemulihan di kawasan bencana sekaligus memenuhi kebutuhan Tahun Baru 2026.
“Dari yang sebelumnya rata-rata KAI membawa 21 gerbong ketel setiap harinya, kini menjadi 30 gerbong ketel per hari menuju Stasiun Siantar,” ujar Plt. Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Sabtu (28/12/2025).
Langkah itu wujud nyata KAI turut mengambil peran dalam menjaga denyut nadi perekonomian dan mobilisasi masyarakat di Sumatera Utara.
“Di tengah upaya pemulihan pasca-banjir bandang yang melanda wilayah Sibolga dan Tapanuli pada akhir November 2025 lalu, KAI secara masif meningkatkan volume angkutan BBM untuk memastikan rantai distribusi energi tidak terputus, sekaligus menjamin kenyamanan masyarakat yang tengah menikmati masa libur Tahun Baru di berbagai destinasi wisata unggulan,”ujarnya.
Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa langkah strategis itu diambil sebagai bentuk nyata dukungan KAI terhadap percepatan normalisasi di daerah terdampak bencana.
*Melalui koordinasi intensif bersama kewilayahan dan PT Pertamina, KAI menambah kekuatan armada angkutan BBM,”katanya.
Dari Stasiun Labuan di Kota Medan, ujar Anwar, setiap harinya dialirkan setidaknya 1.020 kilo liter BBM jenis Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar menuju Siantar.
Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan volume sebesar 43 persen dibandingkan periode normal yang hanya berada di kisaran 714 kilo liter per hari.
“Penambahan suplai ini menjadi krusial karena Depo Pertamina di Siantar merupakan jantung pasokan bagi wilayah Sibolga, Tapanuli, hingga Samosir, terutama untuk mendukung operasional kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan,”ujarnya.
Komitmen KAI dalam mengawal distribusi energi itu juga menjadi kabar baik bagi para pelancong.
Dengan stok BBM yang stabil di wilayah Siantar, masyarakat yang ingin merayakan pergantian tahun di kawasan Danau Toba dapat melakukan perjalanan dengan tenang tanpa khawatir akan kelangkaan bahan bakar.
Tifak hanya menyasar wilayah pegunungan, KAI Divre I Sumut juga memastikan keandalan distribusi ke arah pesisir melalui pengoperasian KA angkutan BBM menuju Stasiun Kisaran guna melayani kebutuhan energi masyarakat di Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, hingga Kota Tanjungbalai.
Ketangguhan angkutan logistik KAI di Sumatera Utara sepanjang tahun ini tercermin dari capaian yang terus tumbuh.
Hingga empat hari menjelang tutup tahun 2025, KAI Divre I Sumut , ujar Anwar, tercatat telah mengangkut 322.215 ton BBM.
Jumlah tersebut tumbuh 6,9% dibanding program angkutan BBM di tahun 2025 sebesar 302.490 ton.
Anwar menegaskan bahwa konsistensi itu adalah bagian dari dedikasi KAI untuk masyarakat Sumatera Utara.
Dia menjamin bahwa seluruh jajaran KAI terus bersiaga menjaga kelancaran distribusi BBM di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada momen pergantian tahun.
“Masyarakat Sumatera Utara yang akan merayakan pergantian tahun atau berlibur tidak perlu khawatir. KAI Divre I Sumut berkomitmen penuh menjaga distribusi BBM tetap lancar dan tepat waktu, sehingga ketersediaan energi di SPBU tetap terjaga selama masa libur panjang ini,”ujar Anwar. (lis)










