Senin, Oktober 5, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

Tokoh Lintas Iman Serukan Keluarga sebagai Fondasi Bangsa dan Semesta di Seminar Natal Nasional STFT Jakarta

Admin by Admin
4 Januari 2026
in Peristiwa
0
Tokoh Lintas Iman Serukan Keluarga sebagai Fondasi Bangsa dan Semesta di Seminar Natal Nasional STFT Jakarta

Medan, 4/1 (indonesiaaktual.com) –
Tokoh lintas iman menyerukan keluarga sebagai fondasi bangsa dan semesta .
Seruan itu dikemukan di Seminar Natal Nasional bertajuk Keluarga Bertahan di Tengah Tantangan Kota Metropolitan yang diselenggarakan di Aula Lantai 1 Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Seminar itu merupakan bagian dari rangkaian Natal Nasional 2025 yang mengusung tema besar Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, terinspirasi dari Matius 1:21–24. Melalui forum itu, masyarakat diajak merefleksikan kembali peran keluarga sebagai ruang pertama pembentukan iman, nilai, dan ketahanan sosial bangsa, terutama di tengah dinamika kota besar yang sarat tekanan ekonomi, digital, dan relasi sosial.
Dalam sambutannya, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. menegaskan bahwa keluarga adalah inti dari bangunan peradaban.

Menurut dia, tidak mungkin membangun negara yang kuat jika fondasi keluarganya rapuh.
“Norma tentang keluarga jauh lebih banyak dibahas dalam Alkitab dan Alquran dibandingkan soal negara,” ujarnya.
Hal ini menandakan betapa sentralnya keluarga dalam kehidupan berbangsa.
Dia menyoroti perceraian sebagai tantangan serius yang berdampak luas, terutama bagi anak-anak.
“Yang paling merasakan luka perceraian adalah anak. Ikatan emosional dalam keluarga harus diperkuat. Jika keluarga rusak, masyarakat ikut rusak, dan negara menjadi lemah,” katanya.

Related posts

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pascabanjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok Sumatera Barat

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pascabanjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok Sumatera Barat

3 Oktober 2026
13.702 Keluarga Sudah Menerima Bantuan Pascabencana Sumut

13.702 Keluarga Sudah Menerima Bantuan Pascabencana Sumut

2 Oktober 2026

Nasaruddin juga mengingatkan pentingnya melihat agama sebagai sumber persaudaraan, bukan perpecahan.
“Semakin dalam kita memahami kitab suci, semakin dekat kita satu sama lain,” ujarnya.
Dari perspektif pendidikan dan sains, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie, Ph.D. menyoroti tantangan keluarga metropolitan yang sering luput disadari, yakni erosi komunikasi akibat kecanduan digital.
Ia menyebutkan, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan berjam-jam setiap hari di media sosial dan internet, sering kali tanpa disadari mengurangi kualitas relasi dalam keluarga.

“Inti keluarga adalah nilai dan kenangan. Itu tidak lahir dari layar gawai, melainkan dari percakapan,”ujar Stella.
Stella mengajak keluarga kembali pada praktik sederhana namun bermakna. “Refleksi saya sederhana: ayolah makan bersama dan berbicara. Di sanalah nilai dan kemanusiaan diwariskan,”katanya
Pendiri dan Pemimpin Yayasan Pelita Harapan, Dr. (HC) James Riady, melihat adanya paradoks zaman modern.
“Manusia maju secara lahiriah, tetapi rapuh secara rohani,” ujarnya. Menurut Riady, keluarga adalah lembaga pertama dan utama tempat anak belajar kasih, disiplin, iman, kerja keras, dan pengampunan.

“Jika keluarga melemah, negara pun ikut melemah,” katanya.
Dimensi keluarga kemudian diperdalam melalui perspektif lintas iman dan ekologis.
Wakil Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah sekaligus Koordinator Green Faith Indonesia, Hening Parlan, M.Si, mengatakan, keluarga tidak dapat dipisahkan dari relasinya dengan lingkungan hidup. Ekologi, menurut dia, bukan isu tambahan, melainkan bagian dari cara hidup manusia. “Bangun tidur kita menghirup oksigen, minum air, dan hidup dari sumber daya alam.

Lingkungan hidup melekat dalam diri manusia,” ujarnya.
Hening menolak pandangan yang memisahkan manusia dari alam.
Dia menegaskan bahwa manusia yang utuh adalah manusia yang menyadari keterikatan ekologis dalam kehidupannya.
Dalam tradisi keagamaan, relasi ini tercermin dalam nilai kasih dan tanggung jawab.
“Doa pernikahan dalam Islam berbicara tentang mawaddah wa rahmah. Itu bukan hanya relasi antarmanusia, tetapi juga dengan seluruh ciptaan,”katanya.

Menurut Hening, rusaknya relasi manusia dengan alam akan berimbas pada rusaknya relasi sosial dan spiritual.
Ketika lingkungan dieksploitasi, ketidakadilan tumbuh, dan keluarga menjadi pihak pertama yang merasakan dampaknya—melalui bencana, krisis air, maupun trauma sosial.
“Agama-agama hadir bukan pada situasi yang baik-baik saja, tetapi justru ketika ada kerusakan dan luka yang membutuhkan pemulihan,”ujarnya.
Ia juga menekankan peran agama dalam penyembuhan pascabencana dan krisis sosial.
Di ruang-ruang bencana, kata Hening, semua agama hadir melalui dukungan psikososial: mengajak berdoa, memberi ruang berserah, dan membantu manusia membaca realitas dengan jernih.

“Tuhan menggerakkan kita ketika kita bergerak. Jalan pulang itu adalah kembali ke agama masing-masing, memperdalam relasi dengan Tuhan, agar trauma sosial tidak diwariskan dan keluarga tetap menjadi ruang penyembuhan,”ujar Hening.
Pada sesi Talkshow itu, bersama Hening Parlan, hadir juga sebagai narasumber yaitu Ketua Umum PGI Pdt. Dr. (HC) Jacklevyn Frits Manuputty, M. Th, Ketua Pelaksana Harian Panitia Natal Nasional Pdt. Dr. Jason Joram Balompapuaeng, dan Komisi Keluarga KWI Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si.
Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025 Maruarar Sirait menegaskan bahwa seminar itu merupakan momentum untuk mengajak masyarakat kembali pada nilai kasih. “Dalam setiap persoalan keluarga, Allah hadir untuk menyelamatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor STFT Jakarta Prof. Binsar Jonathan Pakpahan selaku Koordinator Seminar Natal Nasional berharap rangkaian seminar itu melahirkan rekomendasi nyata bagi gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat keluarga Indonesia.
Rektor STFT Jakarta Prof. Binsar Jonathan Pakpahan selaku Koordinator Seminar Natal Nasional mengajak seluruh peserta menjaga keluarga di tengah tekanan hidup metropolitan.

Dia menekankan bahwa hasil seminar akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan dan edukasi keluarga yang diharapkan memberi kontribusi nyata bagi gereja, pemerintah, dan masyarakat.
Rangkaian Seminar Natal Nasional 2025 akan ditutup pada 29 Januari 2026 di Universitas Pelita Harapan, Jakarta.Dari forum itu mengemuka satu pesan penting: merawat keluarga berarti merawat kehidupan—manusia, iman, dan bumi tempat kita berpijak bersama.    (lis)

Previous Post

Penumpang Kereta Api Divre I Sumut Masih Banyak, KA Sribilah Utama Sudah Angkut 47.594

Next Post

Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

Admin

Admin

Next Post
Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

Stasiun Gas Pagardewa, Penggerak Utama Penyaluran Gas Bumi Sumatera hingga Jawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Stasiun Bandar Tinggi Jadi Titik Awal Konektivitas KA Menuju Pelabuhan Kuala Tanjung

Stasiun Bandar Tinggi Jadi Titik Awal Konektivitas KA Menuju Pelabuhan Kuala Tanjung

4 Oktober 2026
MG Motor Indonesia Perkenalkan MG ZS Hybrid+ di Medan

MG Motor Indonesia Perkenalkan MG ZS Hybrid+ di Medan

4 Oktober 2026
Rico Waas Tersentuh Saksikan Kisah Perjuangan Djamin Ginting di Layar Lebar

Rico Waas Tersentuh Saksikan Kisah Perjuangan Djamin Ginting di Layar Lebar

3 Oktober 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pascabanjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok Sumatera Barat

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pascabanjir Bandang “Galodo” di Kabupaten Solok Sumatera Barat

3 Oktober 2026

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Stasiun Bandar Tinggi Jadi Titik Awal Konektivitas KA Menuju Pelabuhan Kuala Tanjung

Stasiun Bandar Tinggi Jadi Titik Awal Konektivitas KA Menuju Pelabuhan Kuala Tanjung

4 Oktober 2026
MG Motor Indonesia Perkenalkan MG ZS Hybrid+ di Medan

MG Motor Indonesia Perkenalkan MG ZS Hybrid+ di Medan

4 Oktober 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.