Medan, 13/1 (indonesiaaktual.com) –
Stasiun Kereta Api Belawan melayani rata-rata 22 perjalanan kereta api barang yang datang dan berangkat menuju berbagai wilayah sehingga memperkuat mata rantai integrasi kereta api dan jalur laut Pelaksana tugas Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) Anwar Yuli Prastyo di Medan, Selasa (13/1/2026) mengatakan, sebagai stasiun muara bagi kereta api barang selama tahun 2025, Stasiun Belawan telah melayani sebanyak 83.760 ton CPO.
Kemudian 151.235 ton petikemas, dan 3.051 ton lateks yang dibawa dari berbagai wilayah sentra produksi, mulai dari Rantau Prapat, Asahan, hingga Lubuk Pakam dan sekitarnya.
Barang – barang itu nantinya tentunya akan menjadi komoditas pemanfaatan eksport dan lokal.
Petikemas yang berhasil dimuat dan didistribusikan dari Stasiun Belawan pada 2025 sejumlah 73.593 ton.
Dalam operasionalnya, Stasiun KA itu terdapat fasilitas mesin bongkar untuk komoditi CPO dan juga lateks.
Selain itu juga terdapat layanan pemuatan dan pembongkaran petikemas menggunakan alat berat seperti Reach Stacker (RS).
Dia mengakui, lokasi Stasiun Belawan yang berada di kawasan pesisir dengan ketinggian hanya +1,90 meter di atas permukaan laut (mdpl), membuat area stasiun menjadi langganan banjir rob (genangan akibat air laut pasang) yang kerap menggenangi kawasan tersebut sebulan sekali pada saat posisi bulan purnama.
“Meskipun jalur sering tergenang air rob karena lokasinya yang berada di pesisir, KAI Divre I Sumut memastikan operasional perjalanan kereta api sama sekali tidak terganggu,” ujarnya.
Ketangguhan infrastruktur di stasiun ini terbukti dengan tetap lancarnya pelayanan angkutan barang meski di tengah genangan air. Petugas yang disiagakan memastikan jalur kereta api tetap aman untuk dilalui agar distribusi komoditas tetap berjalan sesuai jadwal dan program yang telah ditentukan.
“Keberadaan stasiun itu membuktikan bahwa tantangan alam bukan menjadi penghalang bagi kelancaran perjalanan kereta api dalam membangun perekonomian di Sumut,” katanya.
Melalui pemeliharaan yang konsisten serta kekuatan dalam kerja sama yang sinergis, KAI Divre I Sumut berkomitmen penuh menjaga keandalan Stasiun Belawan agar aliran barang antara kereta dan kapal laut selalu lancar dan tepat waktu.
“Dengan memastikan Stasiun Belawan beroperasi maksimal, KAI ikut menjaga urat nadi perdagangan tetap berlangsung guna mendorong perekonomian Sumatera Utara yang lebih maju untuk seluruh lapisan masyarakat,”ujar Anwar. (lis)









