Medan, 25/2 (indonesiaaktual.com) —
Asian Agri memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan 2026 dengan bersilaturahmi bersama jajaran wartawan media massa di Sumut.
Acara yang digelar di Hotel Karibia Medan, Rabu (25/2/2026) itu juga dimanfaatkan memberi santunan untuk 20 anak yatim binaan Majelis Zikir El-Khair.
Mengangkat semangat “Menebar Kebaikan, Menanam Kembali Harapan”, kegiatan itu berlangsung penuh keakraban.
Pertemuan itu menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan dengan insan pers di Sumut dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Regional Head Sumatera Utara Asian Agri, Herman Sembiring, mengakui bahwa media memiliki peran strategis dalam menjembatani komunikasi antara perusahaan dan masyarakat.
Media, katanya, berperan sebagai penghubung antara perusahaan dan publik. “Melalui rekan-rekan pers, informasi, klarifikasi, hingga cerita tentang kemitraan dan kontribusi sosial dapat tersampaikan secara utuh dan berimbang,” ujarnya.
Menurut Herman, hubungan yang terjalin selama ini dibangun atas dasar saling percaya dan komunikasi yang terbuka.
Di tengah dinamika industri yang terus berkembang, ruang dialog seperti ini menjadi penting untuk menjaga pemahaman yang konstruktif antara perusahaan dan publik.
Head of Corporate Communications Asian Agri, Prama Yudha Amdan menyebutkan, semangat menebar kebaikan juga tercermin dalam cara perusahaan mengelola usahanya sehari-hari.
“Industri kelapa sawit memiliki karakteristik yang unik karena hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan, mulai dari minyaknya yang menjadi bahan pangan dan energi, hingga limbahnya yang dapat diolah kembali menjadi pupuk atau sumber energi. Ini lah yang menjadi semangat ekonomi sirkular, dimana tidak ada yang terbuang, semua bagian memberikan nilai,”ujarnya.
Dia menegaskan, potensi tersebut hanya dapat memberikan dampak positif jika dikelola secara bertanggung jawab dan konsisten dalam jangka panjang.
Komitmen itu dijalankan melalui penggunaan bibit unggul, praktik budidaya berkelanjutan, peningkatan produktivitas tanpa membuka lahan baru, serta penguatan kemitraan dengan para petani.
Menurut dia, keberlanjutan tidak dapat dibangun sendiri. “Inilah semangat bermitra lebih baik, tumbuh bersama melalui kolaborasi yang saling menguatkan,”ujarnya.
Kebersamaan di bulan Ramadan itu menjadi pengingat bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan saling menghargai akan menghasilkan kepercayaan jangka panjang dengan seluruh pemangku kepentingan.
Kepercayaan tersebut tercipta melalui komitmen Asian Agri dalam menjalankan filosofi 5C — Community, Country, Climate, Customer, dan Company — yang menempatkan kebermanfaatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari setiap langkah perusahaan.
Bagi Asian Agri, pertumbuhan usaha harus selaras dengan kontribusi nyata bagi masyarakat, lingkungan dan seluruh pihak yang mendukung perusahaan.
Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik, mewakili insan pers Sumut dalam sambutannya mengapresiasi Asian Agri atas silaturahmi yang berkelanjutan dengan insan pers Sumut.
“Kami mengapresiasi Asian Agri yang sejak dahulu sudah dekat dengan pers Sumut, harapan kami silaturahmi itu bisa dipertahankan terus,” ujarnya.
Farianda menyebutkan peran humas Asian Agri cukup bagus yang ditandai dengan cukup komunikatif sehingga hubungan Asian Agri dengan media dan wartawan berlangsung baik terus. (Iis)









