Medan, 26/2 (indonesiaaktual.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara(Sumut) sudah merampungkan pemasangan 2.293 batang bantalan sintetis untuk penguatan keandalan prasarana kereta api khususnya menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
“Dengan mengganti bantalan kayu pada jembatan kereta api yang mengalami penurunan kualitas ke bantalan sintetis diharapkan kualitas perjalanan Angkutan Lebaran 2026 semakin berjalan aman dan lancar,” ujar Plt Manager Hubungan Masyarakat Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo di. Medan, Kamis (26/2/2026).
Dia menjelaskan, KAI sudah menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Anwar Yuli Prastyo menyebutkan, penyelesaian program itu merupakan langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan lintas menjelang periode Angkutan Lebaran. Menurut dia, penggantian bantalan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumut. “Selesainya pemasangan bantalan sintetis semakin memperkuat aspek keselamatan perjalanan kereta api. Material ini memiliki stabilitas yang baik serta lebih tahan terhadap pengaruh lingkungan,” ujar Anwar.
Program penggantian bantalan di wilayah Divre I Sumut telah berlangsung sejak 2022 dan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan skala prioritas teknis. Hingga Februari 2026, total 2.293 bantalan sintetis telah terpasang pada 48 jembatan rangka baja yang tersebar di lintas Belawan–Rantauprapat, termasuk jalur menuju Siantar dan Tanjungbalai.
Anwar menjelaskan bahwa pekerjaan itu difokuskan pada titik-titik yang membutuhkan peningkatan keandalan struktur.
Dari sisi teknis, Anwar menuturkan bahwa bantalan sintetis memiliki durabilitas tinggi serta ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan cuaca maupun paparan zat kimia dibanding bantalan kayu konvensional.
Selain itu, kemampuan peredaman getaran dan suara tetap terjaga sehingga tidak mengurangi kenyamanan operasional.
“Dengan usia pakai yang dapat mencapai puluhan tahun, bantalan sintetis memberikan nilai tambah dari sisi keandalan maupun efisiensi perawatan jangka panjang,”ujar Anwar. Dia menegaskan, penggunaan material sintetis juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung prinsip keberlanjutan.
Peralihan dari bantalan kayu ke sintetis membantu mengurangi kebutuhan material berbasis kayu sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“KAI Divre I Sumut terus mendorong penerapan teknologi yang mendukung keselamatan sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan. Upaya ini kami lakukan agar layanan kereta api tetap andal sekaligus ramah lingkungan,”ujar Anwar.
KAI Divre I Sumut akan terus melakukan pemantauan dan perawatan prasarana secara berkala guna memastikan seluruh perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 berjalan selamat, aman, dan tepat waktu. (lis)









