Medan, 2/5 (indonesiaaktual.com) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Dinas Pendidikan Pemerintah Sumut untuk menaikkan gaji guru setiap tahun.
“Kebijakan ini diutamakan bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) dan Guru Tidak Tetap (GTT),” ujarnya di Medan, Sabtu (2/5).
Dia mengatakan itu pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gebyar Expo Pendidikan 2026 di Lapangan Astaka Dispora Sumut, Jalan Willem Iskandar, Deliserdang, Sabtu.
Saat pengangkatan PPPK PW, Bobby Nasution telah meningkatkan gaji guru PPPK PW sekitar Rp2 juta per bulan, sedangkan honor GTT sebesar Rp90 ribu per jam.
“Saya minta kesejahteraan guru diperhatikan sebaik-baiknya, jangan malah yang bukan guru lebih besar gajinya, sesuaikan terutama untuk PPPK Paruh Waktu dan GTT, tolong tahun depan naikkan lagi, tiap tahun meningkat biar guru-guru kita lebih sejahtera,”ujar Bobby Nasution.
Selain peningkatan kesejahteraan guru, Bobby juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas pembelajaran yang memadai.
Hal itu dinilai krusial agar siswa di Sumut mampu bersaing dengan sekolah lain yang memiliki sarana lebih baik.
*Saya titip anak-anak kita kepada para guru, pengajar agar dididik dengan baik, Pemprov Sumut pastikan fasilitas pembelajaran memadai sehingga anak-anak kita belajar dengan baik, tidak kalah saing dan mampu menjawab tuntutan deep learning yang digaungkan Kementerian Pendidikan,”ujarnya.
Usai upacara Hardiknas, Pemprov Sumut juga menggelar Gebyar Expo Pendidikan 2026 yang diisi dengan peluncuran berbagai program, antara lain Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG).
Kemudian penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan dunia usaha dan industri, serta peluncuran aplikasi Sumber Disdik.
Bobby berharap lulusan SMK di Sumut dapat lebih mudah terserap di dunia kerja berkat peningkatan kualitas pendidikan.
“Saya berharap ini mempermudah anak-anak kita yang SMK untuk diterima di dunia usaha dan industri,” ujar Bobby Nasution.
Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, menyampaikan, Gebyar Expo Pendidikan 2026 berlangsung selama tiga hari di Lapangan Astaka Dispora Sumut.
Kegiatan itu juga mencatat rekor lukisan terbanyak yang dipajang di satu lokasi, serta diramaikan berbagai perlombaan dan hiburan.
“Kita juga ada hiburan penampilan seni dari berbagai sekolah, festival band, kompetisi Mobile Legend, dan penampilan artis nasional Idgitaf, kami perkirakan selama tiga hari ke depan total pengunjung sekitar 15 ribu orang,”ujar Alexander.
Upacara Peringatan Hardiknas dan Gebyar Expo Pendidikan itu turut dihadiri Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda Sumut, tokoh pendidikan, OPD terkait, serta para siswa dari berbagai sekolah di Medan dan sekitarnya. (lis)









