Kamis, Oktober 15, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

Tim Teknis EKF SM Rawa Singkil : Evaluasi Kesesuaian Fungsi SM Rawa Singkil Diperkuat dengan Data Register Terbaru

Admin by Admin
10 Juli 2026
in Pariwisata
0
Tim Teknis EKF SM Rawa Singkil : Evaluasi Kesesuaian Fungsi SM Rawa Singkil Diperkuat dengan Data Register Terbaru

Medan, 10/7 (indonesiaaktual.com) -.Anggota Tim Teknis Evaluasi Kesesuaian Fungsi (EKF) SM Rawa Singkil, Onrizal, Ph D menyebutkan
pelaksanaan EKF Suaka Margasatwa Rawa Singkil perlu mengacu pada data register kawasan terbaru. “Langkah itu dilakukan agar seluruh analisis dan rekomendasi memiliki pijakan hukum serta dasar spasial yang sama,” ujarnya di Medan, Jumat (10/7). Dia mengatakan itu pada Focus Group Discussion (FGD) EKF SM Rawa Singkil di Kota Subulussalam, Aceh. Dia menyebutkan, berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 138 Tahun 2025 tentang register kawasan konservasi, luas terkini SM Rawa Singkil tercatat 81.823,79 hektare dengan Nomor Register 100221001.

Dia menyebutkan, pembaruan data luas tersebut penting dalam menjalankan mandat Menteri Kehutanan untuk mengevaluasi kesesuaian fungsi kawasan secara menyeluruh, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. “Evaluasi kesesuaian fungsi harus berangkat dari data resmi yang sama. Oleh karena itu, luas 81.823,79 hektare perlu menjadi rujukan dalam analisis biofisik, spasial, sosial-ekonomi, blok pengelolaan, tekanan kawasan, hingga penyusunan rekomendasi,” ujar Onrizal. Menurut dosen Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) itu, Evaluasi Kesesuaian Fungsi tidak cukup hanya memeriksa nama, status, atau luas kawasan. Proses tersebut harus menilai apakah kondisi aktual SM Rawa Singkil masih sesuai dengan kriteria suaka margasatwa dan apakah fungsi perlindungannya benar-benar berjalan di lapangan.

Related posts

Buka Pekan Budaya Medan 2026, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli dan Ajak Masyarakat Rawat Warisan Leluhur

Buka Pekan Budaya Medan 2026, Rico Waas Main Gendang Melayu Deli dan Ajak Masyarakat Rawat Warisan Leluhur

9 Oktober 2026
Rico Waas Kenalkan Medan sebagai Destinasi Multikultur di Jelajah Wisata Budaya ke-4, Pemko Medan Siapkan Sejumlah Kawasan Strategis Pariwisata

Rico Waas Kenalkan Medan sebagai Destinasi Multikultur di Jelajah Wisata Budaya ke-4, Pemko Medan Siapkan Sejumlah Kawasan Strategis Pariwisata

6 Oktober 2026

//Dasar Spasial Harus Seragam//

Onrizal menekankan bahwa kepastian luas dan batas kawasan sangat menentukan mutu hasil evaluasi. Perbedaan dasar peta, ujar dia, dapat mempengaruhi perhitungan tutupan lahan, tipe ekosistem, luas kerusakan, sebaran ancaman, blok pengelolaan, dan lokasi interaksi masyarakat. Dia mengatakan, sebelumnya, sebagian bahan kajian menggunakan angka sekitar 81.852,15 hektare. Dengan data register terbaru, terdapat penyesuaian sekitar 28,36 hektare. “Perbedaannya memang kecil, tetapi tetap penting secara teknis. Dalam pengelolaan kawasan konservasi, setiap hektare berkaitan dengan batas hukum, kewenangan pengelolaan, kondisi habitat, potensi konflik ruang, dan tanggung jawab perlindungan,” ujarnya.

Oleh karena itulah, kata Onrizal, seluruh peta kerja perlu diselaraskan dengan register terbaru, termasuk peta tutupan lahan, tipe ekosistem, jaringan kanal, jalan akses, titik kebakaran, lokasi pembalakan, okupasi, perjumpaan satwa, serta lokasi pemanfaatan masyarakat. “Jangan sampai luas legal kawasan memakai satu angka, sementara analisis ekologis dan sosial menggunakan batas yang berbeda. Seluruh kajian harus bertumpu pada satu referensi geospasial yang sama,” ujar Onrizal.

//Mandat Evaluasi Harus Berujung Pada Penguatan Fungsi//

Menurut Onrizal, pembaruan data register tidak mengubah substansi utama evaluasi. Mandat terpenting tetap memastikan bahwa SM Rawa Singkil mampu menjalankan fungsi perlindungan satwa liar dan ekosistemnya. Kawasan itu, katanya, merupakan salah satu bentang alam rawa gambut penting di Sumatera. Rawa Singkil menjadi habitat Orangutan Sumatera, Harimau Sumatera, Beruang Madu, Ungko, Buaya,
Burung Air, serta beragam fauna perairan. Sebagian besar wilayahnya berupa hutan gambut yang berperan menyimpan karbon, mengatur tata air, menekan risiko kebakaran, dan menopang kehidupan masyarakat sekitar.

“Status kawasan hanya akan bermakna jika fungsi ekologisnya benar-benar bekerja. Karena itu, evaluasi kesesuaian fungsi harus menghasilkan langkah pengelolaan yang nyata, bukan berhenti pada penilaian administratif,” ujar Onrizal. Dia menyebutkan, sejumlah agenda yang perlu diperkuat, antara lain perlindungan hidrologi gambut, patroli berbasis risiko, pengendalian akses ilegal, pemulihan area terdegradasi, penataan pemanfaatan masyarakat, penguatan kelembagaan desa, serta pemantauan biodiversitas yang dilakukan secara konsisten.

//Menjaga Fungsi, Bukan Hanya
Mempertahankan Status//

Onrizal menegaskan bahwa hasil evaluasi harus mampu membedakan antara persoalan kesesuaian fungsi dan kelemahan efektivitas pengelolaan.  Tekanan yang terjadi di lapangan, ujjar dia, tidak otomatis menunjukkan bahwa fungsi suaka margasatwa sudah tidak sesuai. Sebaliknya, tekanan tersebut dapat menjadi tanda bahwa perlindungan, pengamanan, restorasi, dan kolaborasi perlu diperkuat. “Pertanyaan utamanya bukan hanya apakah SM Rawa Singkil masih berstatus suaka margasatwa, tetapi apakah fungsi perlindungannya masih berjalan dan dapat diperkuat,” katanya.

Dengan luas resmi 81.823,79 hektare, Onrizal berharap Evaluasi Kesesuaian Fungsi SM Rawa Singkil dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih presisi, berbasis bukti ilmiah, dan dapat segera ditindaklanjuti. “Menjaga Rawa Singkil bukan sekadar mempertahankan garis batas di atas peta. Yang harus dipastikan adalah agar gambut tetap basah, habitat satwa tetap terhubung, masyarakat memperoleh manfaat secara adil, dan fungsi kawasan tetap bertahan bagi generasi berikutnya,” ujar Onrizal.         (lis)

Previous Post

PT Kereta Api Indonesia Divre I Sumut Hadirkan Promo Tiket Hingga 20 Persen di Pekan Raya Sumatera Utara, Diskon Termasuk Untuk KA di Jawa

Next Post

Dari Kulit Pisang, Syahri Hasilkan Uang, Paviliun Pemkab Asahan Sumut Perkenalkan Produk UMKM di PRSU

Admin

Admin

Next Post
Dari Kulit Pisang, Syahri Hasilkan Uang, Paviliun Pemkab Asahan Sumut Perkenalkan Produk UMKM di PRSU

Dari Kulit Pisang, Syahri Hasilkan Uang, Paviliun Pemkab Asahan Sumut Perkenalkan Produk UMKM di PRSU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

15 Oktober 2026
LAKUEMAS Dorong Akses Emas Lebih Luas dan Perkuat Ekosistem Bullion Nasional di Investor Daily Summit 2026

LAKUEMAS Dorong Akses Emas Lebih Luas dan Perkuat Ekosistem Bullion Nasional di Investor Daily Summit 2026

14 Oktober 2026
KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel, Serahkan Ambulans dan Kursi Sekolah

KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel, Serahkan Ambulans dan Kursi Sekolah

14 Oktober 2026
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Kampung Tue Terih Batam Dorong Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Laut

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Kampung Tue Terih Batam Dorong Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Laut

14 Oktober 2026

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

15 Oktober 2026
LAKUEMAS Dorong Akses Emas Lebih Luas dan Perkuat Ekosistem Bullion Nasional di Investor Daily Summit 2026

LAKUEMAS Dorong Akses Emas Lebih Luas dan Perkuat Ekosistem Bullion Nasional di Investor Daily Summit 2026

14 Oktober 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.