Medan, 17/9 (indonesiaaktual.com) – Kehadiran layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam mendapat respon positif dari masyarakat Sumatera Utara. (Sumut).
“Sejak mulai beroperasi pada Juli 2026 hingga pertengahan September 2026, sebanyak 28.034 penumpang telah memanfaatkan layanan tersebut untuk mendukung berbagai aktivitas dan mobilitas sehari-hari, ” ujar Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho di Jakarta, Kamis (17/9).
Menurut dia, jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi publik berbasis kereta api yang menawarkan perjalanan dengan tarif terjangkau serta waktu tempuh yang kompetitif.
KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam melayani perjalanan melalui Stasiun Medan, Bandar Khalipah, Batang Kuis, Araskabu, hingga Lubuk Pakam, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Layanan itu tersedia sebanyak 4 perjalanan per hari dengan tarif Rp5.000.
“Capaian tersebut menjadi indikator positif atas kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas transportasi publik yang semakin mudah dijangkau, ” ujar Porwanto.
Dia menegaskan, jumlah penumpang sebanyak 28.034 dalam waktu sekitar dua setengah bulan sejak beroperasi, menunjukkan respon positif masyarakat atas layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam.
“Kami melihat hal ini sebagai respons positif masyarakat sekaligus menunjukkan adanya kebutuhan terhadap layanan transportasi yang terjangkau dan dapat mendukung mobilitas antarkawasan,” ujar Porwanto.
Dia menyebutkan, pengembangan layanan hingga Lubuk Pakam merupakan bagian dari upaya KAI Bandara untuk memperluas manfaat transportasi kereta api bagi masyarakat.
“Dengan tarif Rp5.000 dan waktu tempuh sekitar 45 menit, kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan secara aman, nyaman, dan efisien. KAI Bandara akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,”ujarnya.
Layanan KA Srilelawangsa menggunakan KRDE Woojin dan melayani perjalanan pulang-pergi setiap hari.
Kehadiran layanan itu juga memberikan alternatif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari dan menuju kawasan Lubuk Pakam serta wilayah yang dilalui dalam relasi tersebut.
KAI Bandara mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan transportasi publik sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari. “Dengan semakin banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan transportasi publik, konektivitas antarkawasan dapat terus diperkuat sekaligus mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, ” ujar Porwanto.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id. (lis)








