Medan, 25/9 (indonesiaaktual.com) – PT Hakaaston (HKA), operator layanan operasi Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (KUTEPAT) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (HMW) menerima piagam penghargaan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sumatera Utara (Sumut) melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan.
Penghargaan diberikan atas penyelenggaraan Simulasi Vertical Rescue di Jalan Tol Trans Sumatera yang digelar pada Kamis (17/9) di kawasan Sinaksak, Sumut.
Dalam piagam tersebut, HKA disebut sebagai mitra operator jalan tol pertama yang menghadirkan terobosan melalui penyelenggaraan simulasi vertical rescue di JTTS.
Simulasi itu menjadi puncak rangkaian pelatihan yang diikuti petugas layanan operasi HKA bersama tim Basarnas.
Pelatihan itu berangkat dari karakter geografis Ruas Tol KUTEPAT yang melintasi kawasan perbukitan, dengan lereng curam dan jembatan tinggi di sejumlah titik.
Kondisi tersebut membuat penanganan keadaan darurat tidak selalu dapat dilakukan dari badan jalan.
Dalam situasi tertentu, petugas perlu menjangkau dan mengevakuasi korban dari area di bawah jembatan atau di lereng sisi jalan tol yang sulit diakses.
Melalui pelatihan bersama Basarnas, petugas lapangan dibekali pemahaman mengenai teknik pertolongan di medan ekstrem, mulai dari teknik menurunkan dan menarik korban dari ketinggian menggunakan sistem tali, cara mengamankan korban di atas tandu saat dievakuasi melalui medan vertikal maupun lereng, hingga penggunaan peralatan penyelamatan secara aman.
Pelatihan juga menekankan pentingnya memanfaatkan golden time, yaitu rentang waktu kritis yang sangat menentukan keselamatan korban.
Seluruh materi kemudian diuji melalui simulasi nyata.
Petugas melakukan evakuasi fisik korban secara langsung di area ketinggian, termasuk dari struktur jembatan dan lereng di sisi jalan tol, untuk memastikan proses pertolongan di kondisi sebenarnya dapat berjalan cepat, tepat, dan aman.
Penyelenggaraan pelatihan dan simulasi itu mendapat dukungan penuh dari PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Ruas KUTEPAT. Sinergi antara Hamawas sebagai pemegang konsesi dan HKA sebagai operator layanan operasi menjadi fondasi dalam menjaga standar keselamatan dan pelayanan di ruas tersebut, sehingga kesiapan menghadapi kondisi darurat dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Direktur Operasi HKA, Aminudin Azis, mengatakan, bahwa pelatihan itu merupakan bentuk kesiapan HKA dalam menjawab tantangan layanan operasi di ruas tol dengan kondisi geografis yang menantang.
“Setiap ruas memiliki tantangannya sendiri. Di KUTEPAT, kami tidak bisa hanya bersiap untuk kejadian di badan jalan, tetapi juga untuk kondisi darurat di titik-titik yang sulit dijangkau. Karena itu, kami membekali petugas dengan kemampuan pertolongan di ketinggian bersama Basarnas, agar ketika situasi itu terjadi, mereka sudah siap dan tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Azis.
Menurut dia, apresiasi dari Basarnas dimaknai sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kesiapan petugas.
Capaian itu juga tidak lepas dari dukungan Hamawas yang memiliki komitmen yang sama terhadap keselamatan pengguna jalan. “Bagi kami, rasa aman pengguna jalan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari layanan operasi,”ujarnya.
Pelatihan dan simulasi itu juga menjadi wujud penerapan nilai Disiplin, Melayani, dan Selamat (DMS) yang menjadi ikrar insan HKA. Kesiapan petugas menghadapi kondisi darurat di medan sulit merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan operasi yang tidak hanya menjaga kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan perlindungan bagi pengguna jalan dalam situasi apa pun.
Ke depan, HKA akan terus memperkuat kompetensi petugas layanan operasi melalui pelatihan berkala dan kolaborasi dengan BUJT serta instansi terkait.
Langkah itu sejalan dengan Asta Cita ke-4 pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sekaligus menjadi bagian dari transformasi HKA menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management Company (IM-V-IAM), dengan layanan operasi yang andal dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan. (lis)








