Medan, 23/10 (indonesiaaktual.com) – PT Railink, operator layanan KAI Bandara mencatat sebanyak 41.296 penumpang telah memanfaatkan layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam, Deliserdang Sumatera Utara (Sumut) sejak mulai beroperasi pada Juli 2026.
“Berdasarkan data PT Railink, jumlah penumpang KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam pada Juli 2026 tercatat masih sebanyak 11.586 penumpang dan hingga 20 Oktober sudah mencapai 41.296,” ujar Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho di Jakarta, Jumat (23/10)
Pada Agustus 2026, layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam sebanyak 10.978 penumpang.
Adapun pada September sebanyak 10.207 dan selama Oktober hingga tanggal 20, jumlah penumpang tercatat sebanyak 8.525 orang.
“Jadi sejak Juli-20 Oktober 2026 ada total penumpang yang dilayani sebanyak 41.296 orang,” katanya.
Porwanto Handry Nugroho mengatakan, kehadiran layanan KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam merupakan bagian dari upaya PT Railink dalam memperluas akses transportasi publik berbasis kereta api bagi masyarakat di Sumut.
Layanan itu menghubungkan sejumlah stasiun, yaitu Medan, Bandar Khalipah, Batang Kuis, Araskabu, dan Lubuk Pakam, sehingga memberikan alternatif perjalanan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
Porwanto mengatakan, pengembangan layanan kereta api di Sumut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
“PT Railink terus berupaya mengembangkan layanan transportasi berbasis kereta api yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat. Kami berharap kehadiran KA Srilelawangsa relasi Medan–Lubuk Pakam dapat memberikan kemudahan perjalanan, meningkatkan konektivitas antardaerah, serta mendorong masyarakat untuk semakin memanfaatkan transportasi publik,” ujar Porwanto.
Sejalan dengan upaya menghadirkan layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat, KAI Bandara juga terus memperkuat kontribusi sosial melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Salah satunya diwujudkan melalui penyaluran bantuan pendidikan dan kebutuhan pokok kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam.
Dalam kegiatan tersebut, KAI Bandara menyalurkan sebanyak 50 paket bantuan yang terdiri dari tas sekolah, alat tulis, serta paket sembako.
Bantuan itu diberikan untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok panti asuhan.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh perwakilan KAI Bandara, Sosiawan Putra dan diterima Muhammad Khairi Kifrawi selaku pengurus Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam.
“Bagi KAI Bandara, kehadiran perusahaan tidak hanya sebatas menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Porwanto.
Melalui bantuan itu, KAI Bandara berharap anak-anak di Panti Asuhan Al Washliyah Lubuk Pakam semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan dan memiliki perlengkapan yang mendukung kegiatan belajar mereka.
“Kami juga berharap bantuan kebutuhan pokok ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari panti asuhan,” ujar Porwanto.
Melalui bantuan perlengkapan sekolah, KAI Bandara berharap anak-anak dapat menjalani kegiatan belajar dengan lebih optimal serta terus termotivasi untuk meraih cita-cita. Sementara itu, bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung operasional panti asuhan. (lis)








