Kamis, Oktober 29, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

lPOS Forum ke-11 Dibuka di Medan, GAPKI Soroti Tantangan Produksi, Tata Kelola Sawit Nasional dan Pentingnya Peremajaan Sawit Rakyat

Admin by Admin
29 Oktober 2026
in Agribisnis
0
lPOS Forum ke-11 Dibuka di Medan, GAPKI Soroti Tantangan Produksi, Tata Kelola Sawit Nasional dan Pentingnya Peremajaan Sawit Rakyat

Medan, 29/10 (indonesiaaktual.com) – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menyoroti
tantangan besar perkelapa sawitan nasional khususnya pada tahun – tahun mendatang, mulai dari ancaman penurunan produksi akibat El Nino dan dampak berbagai kebijakan dalam dan luar negeri.
“Tantangan cukup besar di tengah meningkatnya kebutuhan dalam negeri, ancaman penurunan produksi, serta persaingan pasar global, ” ujar Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono di Medan, Kamis (29/10).
Dia mengatakan itu dalam Indonesian Palm Oil Stakeholder Forum (IPOS Forum) ke-11 bertema “Kemana Arah Transformasi Distribusi Sawit Nasional”.
Menurut dia, permasalahan sawit nasional harus diatasi agar Indonesia tetap bisa mendapatkan devisa, perekonomian rakyat meningkat, dan kebutuhan industri dalam negeri terpenuhi.
“Percepatan PSR (peremajaan sawit rakyat) untuk peningkatan produktivitas, penguatan tata kelola, dan hilirisasi menjadi langkah penting untuk menjaga keberlanjutan perkelapasawitan nasional tersebut,” ujar Eddy Martono di acara itu yang dihadiri 500 peserta lebih dari berbagai kalangan.

Dia menegaskan, Indonesia tidak hanya menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia, tetapi juga konsumen utama komoditas tersebut.
Oleh karena itu, katanya, keberlangsungan industri sawit perlu dijaga melalui kebijakan yang mampu menyeimbangkan kebutuhan dalam negeri dan kepentingan ekspor.
Eddy menyebutkan, sekitar 16 juta orang bekerja di industri kelapa sawit.
Sektor ini juga memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara sehingga berbagai persoalan yang dihadapi perlu diselesaikan melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, petani, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Jangan sampai kebijakan yang dibuat justru membahayakan industri sawit kita. Kita harus bersama-sama memperbaiki berbagai persoalan yang ada dan memberikan masukan kepada pemerintah,” ujarnya.

Related posts

PT RPN-BPDP-Ditjenbun Dorong Pekebun Sawit Hemat Biaya Lewat Pupuk Organik, Latih 130 Pekebun Simalungun Sumut

PT RPN-BPDP-Ditjenbun Dorong Pekebun Sawit Hemat Biaya Lewat Pupuk Organik, Latih 130 Pekebun Simalungun Sumut

19 Oktober 2026
RPN-BPDP-Ditjenbun Perkuat SDM Pekebun Simalungun Sumut Lewat Pelatihan, Targetkan Kenaikan Produktivitas TBS

RPN-BPDP-Ditjenbun Perkuat SDM Pekebun Simalungun Sumut Lewat Pelatihan, Targetkan Kenaikan Produktivitas TBS

19 September 2026

Dia mengatakan, salah satu persoalan yang menjadi perhatian GAPKI adalah percepatan PSR.
Eddy menyebutkan, perkebunan sawit rakyat mencakup sekitar 41 persen dari total perkebunan sawit Indonesia.
Namun, petani masih menghadapi kendala dalam mengakses program PSR, mulai dari persoalan legalitas lahan hingga proses administrasi dan birokrasi.

Menurut dia, kendala tersebut harus disederhanakan agar petani lebih mudah mengikuti program peremajaan.
Dia juga mendorong perusahaan anggota GAPKI untuk memperkuat kemitraan dengan petani guna mempercepat peremajaan kebun yang sudah tidak produktif.
“PSR sangat penting untuk meningkatkan produktivitas. Kami berharap seluruh anggota GAPKI dapat bermitra dengan petani dan membantu mempercepat pelaksanaan PSR. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi petani juga harus dipermudah,” katanya.

#Produksi Sawit#

Eddy menyebutkan, keseimbangan antara produksi dan konsumsi minyak sawit nasional harus dijaga.
Dia mengatakan, kebutuhan dalam negeri terus meningkat, terutama untuk pangan dan energi seiring dengan pelaksanaan kebijakan mandatori biodiesel.
Sementara di sisi lain, produksi sawit berpotensi menghadapi tekanan akibat faktor cuaca. Berdasarkan perkiraan GAPKIdampak El Nino berpotensi menurunkan produksi minyak sawit Indonesia pada 2027 sekitar 2 juta hingga 3 juta ton.
“Kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui peningkatan produktivitas perkebunan, termasuk percepatan PSR,” katanya.

Peningkatan kebutuhan dalam negeri dapat diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.

#Perkuat Tata Kelola#

Selain produktivitas, Eddy menekankan pentingnya memperkuat tata kelola industri sawit.
Menurut dia, Indonesia tidak boleh hanya mengandalkan posisinya sebagai produsen terbesar, tetapi juga harus menjaga kepercayaan pasar internasional.
Dia mengingatkan bahwa minyak sawit bukan satu-satunya minyak nabati di pasar global.
Jika pasokan Indonesia terganggu atau kebijakan ekspor menimbulkan ketidakpastian, negara konsumen berpotensi mencari sumber pasokan maupun minyak nabati alternatif.
“Karena itu, menjaga daya saing ekspor menjadi bagian penting dalam transformasi industri sawit nasional, ” katanya.

Eddy juga menyoroti pentingnya penguatan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas sawit di dalam negeri.
“Pengembangan industri hilir dinilai dapat mendorong investasi, memperluas penyerapan tenaga kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia,” tegasnya.
Namun, pengembangan hilirisasi harus diiringi peningkatan produktivitas di sektor hulu.
Ketersediaan bahan baku yang cukup menjadi faktor penting agar industri pengolahan dapat berkembang tanpa mengabaikan kebutuhan pangan dan energi nasional.

Ketua GAPKI Sumatera Utara, Timbas Prasad Ginting mengatakan, forum itu menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk membahas persoalan dan arah kebijakan industri sawit, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Menurut Timbas, forum yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri sekitar 500 peserta dari kalangan petani, perusahaan, regulator, pemerintah pusat dan daerah, akademisi, praktisi, serta pelaku industri kelapa sawit lainnya.
“IPOS Forum ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan industri kelapa sawit,” ujarnya.

Sejumlah isu yang dibahas meliputi percepatan peremajaan kelapa sawit, transformasi tata kelola industri, peningkatan produktivitas, keberlanjutan pengelolaan industri, kebijakan ekspor, serta inovasi di sektor kelapa sawit.
Timbas menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), serta berbagai lembaga dan komunitas yang mendukung penyelenggaraan forum tersebut.
Melalui IPOS Forum ke-11, GAPKI berharap diskusi antara pemerintah, perusahaan, petani, dan pemangku kepentingan lainnya dapat menghasilkan masukan konstruktif bagi perumusan kebijakan serta langkah konkret untuk memperkuat industri kelapa sawit nasional di tengah tantangan produksi, kebutuhan domestik, dan persaingan pasar global.

Sementara itu, perwakilan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih, menyebut luas perkebunan sawit Indonesia mencapai sekitar 16,83 juta hektare dan memasok lebih dari 55% kebutuhan minyak sawit dunia. Besarnya kontribusi tersebut, menurut dia, harus diimbangi dengan tata kelola yang baik, peningkatan produktivitas, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Peningkatan produktivitas juga menjadi fondasi utama transformasi industri, terutama melalui percepatan PSR.
Untuk itu, Togu mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk kementerian teknis terkait dan DPR, memperkuat sinergi dalam mendukung program peremajaan serta menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi petani.

Togu mengapresiasi GAPKI Cabang Sumatera Utara, Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Medan, Badan Kerja Sama Perusahaan Perkebunan Sumatera Utara, serta komunitas pencinta kelapa sawit yang konsisten menyelenggarakan forum tersebut.
Menurut dia, Sumut memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan industri sawit Indonesia.
Oleh karena itu, katanya, forum itu diharapkan menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk memperbaiki tata kelola dan memperkuat daya saing industri.    (lis)

Previous Post

LAKUEMAS Tegaskan Komitmen pada Emas Digital yang Legal, Transparan, dan Sesuai Prinsip Syariah

Admin

Admin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

lPOS Forum ke-11 Dibuka di Medan, GAPKI Soroti Tantangan Produksi, Tata Kelola Sawit Nasional dan Pentingnya Peremajaan Sawit Rakyat

lPOS Forum ke-11 Dibuka di Medan, GAPKI Soroti Tantangan Produksi, Tata Kelola Sawit Nasional dan Pentingnya Peremajaan Sawit Rakyat

29 Oktober 2026
Konsep Otomatis

LAKUEMAS Tegaskan Komitmen pada Emas Digital yang Legal, Transparan, dan Sesuai Prinsip Syariah

29 Oktober 2026
Sumut Lepas Ekspor Komoditas Unggulan Senilai Rp258,9 Miliar ke Berbagai Negara

Sumut Lepas Ekspor Komoditas Unggulan Senilai Rp258,9 Miliar ke Berbagai Negara

29 Oktober 2026
Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perluas Peran Generasi Muda

Hari Sumpah Pemuda 2026, KAI Sumut Perluas Peran Generasi Muda

28 Oktober 2026

Arsip

  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

lPOS Forum ke-11 Dibuka di Medan, GAPKI Soroti Tantangan Produksi, Tata Kelola Sawit Nasional dan Pentingnya Peremajaan Sawit Rakyat

lPOS Forum ke-11 Dibuka di Medan, GAPKI Soroti Tantangan Produksi, Tata Kelola Sawit Nasional dan Pentingnya Peremajaan Sawit Rakyat

29 Oktober 2026
Konsep Otomatis

LAKUEMAS Tegaskan Komitmen pada Emas Digital yang Legal, Transparan, dan Sesuai Prinsip Syariah

29 Oktober 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.