Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

dr Sofyan Tan : Menuju Indonesia Emas Jangan Bikin Cemas, Anggaran Kemendikbud Ristek Harus Ditambah

Admin by Admin
Juli 25, 2024
in Sosok
0
dr Sofyan Tan : Menuju Indonesia Emas Jangan Bikin Cemas, Anggaran Kemendikbud Ristek Harus Ditambah

Medan, 24/7 (indonesiaaktual.com) – Anggota Komisi X DPR RI dr Sofyan Tan menegaskan pentingnya pendidikan dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Pendidikan sangat penting. Namun tak dipungkirinya semakin hari kebijakan politik semakin membuat cemas,” ujarnya di Medan, Rabu (24/7/2024).

Related posts

Prof Muryanto Amin Terpilih Lagi Jadi Rektor USU

Prof Muryanto Amin Terpilih Lagi Jadi Rektor USU

November 18, 2025
Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Dideklarasikan, Jonni Silitonga Ketua Umum

Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Dideklarasikan, Jonni Silitonga Ketua Umum

November 15, 2025

Dia mengatakan itu pada saat menjadi “keynote speaker” dalam kunjungan kerja pada kegiatan Workshop Pendidikan dengan Tema Menciptakan Pembelajaran yang Solutif, Gemar Belajar, Gemar Berbagi dan Kolaboratif di Hotel Putra Mulia, Medan Rabu (24/7/2024).

Hadir dalam acara Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek RI Temu Ismail SPd, MPd, Kepala BBGP Sumut Joko Ahmad Julipan.

Termasuk yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs Jamal Husen Harahap MPd, serta narasumber Mian Siahaan dan Yohana Fitri.

Sofyan Tan mengungkapkan, “mandatory spending” untuk anggaran pendidikan sesuai amanat konstitusi yakni mengalokasikan 20 persen dari total APBN ternyata belum terimplementasi dengan baik.

Hal itu mengacu pada fakta bahwa dari total anggaran belanja negara 2024 yang sebesar Rp3.325 triliun, tapi dana yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) di bawah angka yang seharusnya sebesar Rp655 triliun.

Data mengungkapkan, Kemendikbud Ristek hanya kebagian Rp98,9 triliun atau sekitar 15 persen.

Selebihnya, anggaran pendidikan tersebut, dibagi-bagi ke banyak kementerian lain.

Harusnya, jika negara ingin mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045, anggaran pendidikan yang 20 persen tersebut harus dikelola sepenuhnya oleh Kemendikbud Ristek.

Apalagi, ujar Sofyan Tan, yang membuat tidak habis pikir, belakangan ini pemerintah malah gencar memikirkan anggaran makan siang gratis yang bakal menelan anggaran sebesar Rp71 triliun.

“Langkah itu yang bikin cemas di tengah upaya mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,”ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Sofyan Tan pun mengkritik anggaran makan siang gratis yang jumlahnya mendekati anggaran yang dikelola Kemendikbud Ristek.

Menurut dia, salah langkah jika makan siang gratis dianggap kebijakan untuk mengatasi stunting.

Alasan dia, stunting harusnya dicegah saat anak masih dalam kandungan, bukan saat anak sudah besar.

“Jadi makan siang gratis, bukan mencegah anak stunting, tapi bikin gemuk pelaksana pengadaannya,” ujar Sofyan Tan.

Sofyan Tan menegaskan, jika pemerintah serius mewujudkan cita-cita Indonesia Emas, maka kualitas sumber daya manusianya harus disiapkan.

Untuk mempersiapkannya tentu dengan meningkatkan kualitas pendidikan.

Tentu saja kualitas pendidikan hanya bisa diwujudkan jika gurunya disejahterakan.

Konsep pendidikan terbaik sekalipun tidak akan mampu meningkatkan kualitas pendidikan jika masih ada guru honor yang digaji Rp500 ribu per bulan.

“Kita letakkan Visi 100 Tahun Merdeka Indonesia menguasai perekonomian dunia. Tapi kita tidak bicara bagaimana menciptakan guru yang berkualitas dengan gaji yang pantas. Bisa-bisa kita bukan menguasai perekonomian dunia, tapi menguasai jumlah penduduk di dunia,” ujarnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Ristek RI, Temu Ismail SPd, MPd mengatakan guru menjadi kunci utama dalam pendidikan.

Guru terbaik adalah guru yang mau terus belajar dan professional serta mencintai profesinya.

Dengan Workshop Pendidikan yang diselenggarakan, dia berharap guru-guru dapat berkolaboratif dalam bertukar pikiran dan pengalaman.   (lis)

Previous Post

GoPay Siapkan Rp100 Juta Setiap Hari Untuk Pengguna Baru dan Gratis Transfer 100 Kali $etiap Bulan

Next Post

The Clinic Pediatrics Care Medan Gelar Berbagai Kegiatan Peringati Hari Anak Dorong Tumbuh Kembang Anak

Admin

Admin

Next Post
The Clinic Pediatrics Care Medan Gelar Berbagai Kegiatan Peringati Hari Anak Dorong Tumbuh Kembang Anak

The Clinic Pediatrics Care Medan Gelar Berbagai Kegiatan Peringati Hari Anak Dorong Tumbuh Kembang Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Bayar Pajak Kenderaan Bermotor di Sumut Tidak Lagi Perlu KTP Pemilik Lama

Bayar Pajak Kenderaan Bermotor di Sumut Tidak Lagi Perlu KTP Pemilik Lama

Mei 1, 2026
Pemprov Sumut Data 9.759 Usulan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2026

Pemprov Sumut Data 9.759 Usulan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2026

Mei 1, 2026
Gubernur Sumut Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas

Gubernur Sumut Bobby Nasution Tegaskan Kesejahteraan Buruh Jadi Prioritas

Mei 1, 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tuntaskan Rangkaian Pasar Murah, Jangkau 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Deli Serdang

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tuntaskan Rangkaian Pasar Murah, Jangkau 1.000 Masyarakat Prasejahtera di Deli Serdang

April 30, 2026
Indonesiaaktual.com

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Bayar Pajak Kenderaan Bermotor di Sumut Tidak Lagi Perlu KTP Pemilik Lama

Bayar Pajak Kenderaan Bermotor di Sumut Tidak Lagi Perlu KTP Pemilik Lama

Mei 1, 2026
Pemprov Sumut Data 9.759 Usulan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2026

Pemprov Sumut Data 9.759 Usulan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2026

Mei 1, 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.