Senin, November 9, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

Lintas Iman Bersatu Jaga Hutan, IRI Indonesia Luncurkan “No Forests, No Future”

Admin by Admin
29 April 2026
in Peristiwa
0
Lintas Iman Bersatu Jaga Hutan, IRI Indonesia Luncurkan “No Forests, No Future”

Medan, 27/4 (indonesiaaktual.com) – Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia meluncurkan kampanye bertajuk “No Forests, No Future”, sebuah gerakan moral lintas iman yang menegaskan keterkaitan erat antara keberlangsungan hutan tropis dan masa depan manusia.
Peluncuran itu menjadi penanda dimulainya fase ketiga IRI Indonesia (2025–2029) sekaligus momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam perlindungan hutan dan masyarakat adat.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Econusa, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat 17 April 2026, dihadiri tokoh agama, organisasi masyarakat sipil, akademisi, jurnalis, serta perwakilan generasi muda.
“Forum ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan dan komitmen bersama untuk merespons krisis hutan yang kian mendesak,” ujar Fasilitator Nasional IRI Indonesia, Hening Parlan di Jakarta pada acara itu.

Dia menegaskan bahwa kampanye itu hadir sebagai respons atas meningkatnya tekanan terhadap hutan tropis Indonesia dalam beberapa dekade terakhir.
“Hutan, bukan sekadar bentang alam, ia menjaga air yang kita minum, menstabilkan iklim, dan menopang kehidupan masyarakat adat. Jika hutan hilang, maka masa depan juga ikut hilang,” ujar Hening.
Menurut dia, selama ini pendekatan perlindungan hutan lebih banyak bertumpu pada aspek teknokratis, sementara dimensi moral dan nilai belum dimaksimalkan sebagai kekuatan perubahan.

Related posts

XLSMART Peduli Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjirdi Aceh Tamiang dan Langkat

XLSMART Peduli Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjirdi Aceh Tamiang dan Langkat

3 November 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Sektor Lingkungan, Jaga Kelestarian Alam dan Penghijauan di Sekitar Danau Toba

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Sektor Lingkungan, Jaga Kelestarian Alam dan Penghijauan di Sekitar Danau Toba

1 November 2026

Dengan lebih dari 90 persen penduduk Indonesia memeluk agama, Hening menilai terdapat potensi besar untuk mendorong kesadaran kolektif melalui pendekatan berbasis nilai.
“Ini adalah kekuatan moral yang sangat besar. Tapi kekuatan itu tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Ia harus menjadi gerakan bersama,”katanya.

//Gerakan Moral dan Tantangan Nyata di Lapangan//

Peluncuran kampanye itu tidak terlepas dari kondisi hutan Indonesia yang terus tertekan akibat ekspansi perkebunan, pertambangan, pembalakan, hingga pembangunan skala besar.
Laju deforestasi yang tinggi tidak hanya berdampak pada hilangnya tutupan hutan, tetapi juga mempercepat krisis iklim dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.
Dalam forum tersebut, berbagai tokoh lintas agama menegaskan bahwa persoalan hutan bukan semata isu lingkungan, melainkan juga menyangkut keadilan sosial dan tanggung jawab moral.
Perwakilan advisory council IRI Indonesia, M Ali Yusuf, menyebut bahwa kekuatan agama, masyarakat adat, akademisi, dan organisasi sipil perlu disatukan dalam satu gerakan yang solid.
“IRI ingin mengakselerasi perlindungan hutan tropis dengan menghimpun kekuatan yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. Ini adalah gerakan bersama,”ujarnya.

Sementara itu, Dr. Fachruddin Mangunjaya, Dekan Fakultas Biologi dan Pertanian UNAS sekaligus advisory Council IRI dari unsur Akademisi, menekankan bahwa akar persoalan terletak pada perilaku manusia.
“Hutan sebenarnya tidak bermasalah. Manusialah yang bermasalah. Kita membutuhkan hutan, dan hutan juga membutuhkan kita. Di sinilah nilai agama menjadi penting untuk mengendalikan diri,” katanya.
Dia menambahkan, ajaran agama memiliki perangkat moral seperti larangan merusak, dorongan berbagi, serta pengendalian diri yang dapat menjadi fondasi kuat dalam menjaga lingkungan.

Dari perspektif keagamaan, perwakilan Advisory council IRI yang berasal dari dari Lembaga Pemuliaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LPLH SDA) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr Suhardin , menegaskan bahwa gerakan moral membutuhkan ketekunan dan kesabaran.
“Gerakan moral memang membutuhkan waktu dan kesabaran. Namun, kekuatan moralitas adalah fondasi utama yang mampu menjaga arah perubahan. Kita berada di jalur yang benar, tinggal bagaimana gerakan ini dijalankan dengan perhitungan yang matang,”ujarnya.
Dia menekankan pentingnya strategi yang tepat, mulai dari pemilihan isu, penguatan organisasi, hingga penyebaran gerakan ke daerah melalui jaringan yang solid.
Namun demikian, tantangan di lapangan tidak sederhana. Sejumlah peserta diskusi menyoroti kompleksitas kebijakan yang kerap tidak berpihak pada perlindungan hutan dan masyarakat adat. Bahkan, dalam beberapa kasus, pembangunan di satu wilayah justru memicu kerusakan di wilayah lain.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Erasmus Chayadi mengatakan, tantangan ke depan semakin besar, terutama karena praktik eksploitasi kini kerap dibungkus dengan narasi “hijau” atau berkelanjutan.
Meski demikian, harapan tetap terbuka.
Gerakan moral lintas iman dinilai mampu menjadi kekuatan alternatif ketika jalur advokasi kebijakan mengalami kebuntuan.
“Gerakan moral bisa disuarakan kapan saja dan oleh siapa saja. Ini kekuatan yang tidak boleh diremehkan,” ujar salah satu peserta.

//Dari Seruan Moral ke Aksi Kolektif//

Kampanye “No Forests, No Future” dirancang tidak berhenti pada tataran wacana.
IRI Indonesia menyiapkan pendekatan terintegrasi yang mencakup peningkatan kesadaran publik, mobilisasi aksi kolektif, serta dorongan terhadap perubahan kebijakan.
Selain itu, penguatan jaringan di tingkat daerah melalui pembentukan dan aktivasi chapter menjadi salah satu fokus utama. Selama lima tahun terakhir, IRI Indonesia telah membangun sejumlah jaringan lokal, namun implementasinya dinilai masih perlu diperkuat.
“Kita sudah punya fondasi. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menghidupkan kembali energi di daerah agar gerakan ini benar-benar berdampak nyata,” ujar Hening.
Pendekatan IRI Indonesia juga menggabungkan nilai keagamaan, pengetahuan ilmiah, dan advokasi kebijakan. Kombinasi ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas sekaligus memengaruhi pengambil keputusan.

Ketua Permabudhi, Prof Philip K Widjaja, yang juga merupakan advisory Council IRI Indonesia menilai hutan tropis Indonesia memiliki keunikan yang sangat penting bagi kehidupan global.
“Hutan di kawasan khatulistiwa memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa dan saling terhubung. Kehilangannya akan berdampak luas, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga dunia,” ujarnya.
Melalui kampanye itu, IRI Indonesia juga berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat dengan media dan generasi muda untuk memperluas jangkauan pesan.
“Hutan adalah rumah bersama. Menjaganya bukan pilihan, melainkan tanggung jawab moral kita semua,” ujar Hening.
Dengan semangat kolaborasi lintas iman, kampanye “No Forests, No Future” diharapkan menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai kepentingan ekonomi dan politik, masa depan bumi tetap bergantung pada satu hal mendasar: keberlangsungan hutan.          (lis)

Previous Post

TelkmGroup Dukung Menomdigi Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Next Post

Sompo Indonesia Beri Tips Pilih Perlindungan Kendaraan di Era Mobil Konvensional dan Listrik, Yuk Simak

Admin

Admin

Next Post

Sompo Indonesia Beri Tips Pilih Perlindungan Kendaraan di Era Mobil Konvensional dan Listrik, Yuk Simak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

KAI Tingkatkan Kecepatan Jalur Kereta Api Kisaran–Mambang Muda, Ingatkan Lagi Masyarakat Lebih Disiplin di Perlintasan

KAI Tingkatkan Kecepatan Jalur Kereta Api Kisaran–Mambang Muda, Ingatkan Lagi Masyarakat Lebih Disiplin di Perlintasan

8 November 2026
Mulai 1 Desember 2026, KA Sribilah Utama Berhenti di Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan

Mulai 1 Desember 2026, KA Sribilah Utama Berhenti di Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan

8 November 2026
Wagub Sumut Apresiasi Capaian Kabupaten Asahan, Tekankan Konsistensi Budaya Antikorupsi

Wagub Sumut Apresiasi Capaian Kabupaten Asahan, Tekankan Konsistensi Budaya Antikorupsi

7 November 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut – Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Perkuat Kolaborasi Strategis

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut – Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Perkuat Kolaborasi Strategis

7 November 2026

Arsip

  • November 2026
  • Oktober 2026
  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

KAI Tingkatkan Kecepatan Jalur Kereta Api Kisaran–Mambang Muda, Ingatkan Lagi Masyarakat Lebih Disiplin di Perlintasan

KAI Tingkatkan Kecepatan Jalur Kereta Api Kisaran–Mambang Muda, Ingatkan Lagi Masyarakat Lebih Disiplin di Perlintasan

8 November 2026
Mulai 1 Desember 2026, KA Sribilah Utama Berhenti di Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan

Mulai 1 Desember 2026, KA Sribilah Utama Berhenti di Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan

8 November 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.