Medan, 18/1 (indonesiaaktual.com) – Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, Jumat (17/1/2025), mencopot Sekda Drs Sulaimi dan diganti dengan Bahrul Jamil S Sos MSi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Dinas Pendidikan Aceh Besar.
Pencopotan itu banyak dibicarakan karena disinyalir sebagai imbas perbedaan pandangan politik dalam Pilkada Aceh.
Posisi Sulaimi sebagai Sekda Aceh Besar digantikan Bahrul Jamil S Sos MSi. Sulaimi dijadikan sebagai Staf Ahli Bupati.
Beredar kabar Bahrul Jamil yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Dinas Pendidikan Aceh Besar itu merupakan loyalis dari Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto
Informasi yang beredar, Iswanto dan loyalisnya dalam Pilkada Gubernur Aceh mendukung Cagub 01.
Iswanto diduga mendampingi Cagub 01 saat negosiasi dengan salah satu Calon Wagub di Pendopo Gubernur.
Informasi juga menyebutkan jika Iswanto selalu menghadiri rapat-rapat di kediaman Cagub 01.
Namun saat dihubungi wartawan, Sulaimi mengatakan bahwa pencopotan jabatannya tersebut tidak terkait dengan persoalan politik.
“Bukan, ini bukan terkait politik. Pencopotan saya mungkin sudah keinginan lama dari Pak Pj Bupati dan baru ini beliau bisa wujudkan karena juga sudah mau habis masa jabatan Pj Bupatinya,”katanya.
Hal itu, ujar dia, biasa dalam sebuah roda organisasi (Tour of Duty).
“Lagian Pj Bupati junior saya, dan Pak Kadis Pendidikan adalah senior saya, kami ibarat satu keluarga dalam Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK),” ujarnya.
Prosesi pergantian itu berlangsung pada Jumat (17/01/2024) sekitar pukul 10.00 WIB di ruang kerja Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto.
Dalam arahannya, Iswanto menegaskan bahwa mutasi jabatan itu merupakan langkah strategis untuk memperkuat roda pemerintahan di Aceh Besar.
Dia juga meminta Sulaimi untuk tetap menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya di jabatan barunya sebagai Staf Ahli Bupati.
“Kita berharap Pak Sulaimi bisa terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui jabatan barunya. Mutasi ini adalah bagian dari upaya penyegaran organisasi demi mendukung visi dan misi pemerintah daerah,” ujar Iswanto. (lis)








