Medan, 27/1 (indonesiaaktual.com) – Pengamat Politik Dr Nasrul Zaman ST MT mengkhawatirkan pelantikan Bupati Terpilih Aceh Besar akan terkendala akibat ketiadaan dukungan pencairan anggaran.
“Pencopotan Sulaimi sebagai Sekda Aceh Besar yang ditetapkan 20 Desember 2024 mengakibatkan APBK Aceh Besar “down“, bahkan mengancam pelantikan bupati terpilih karena pencairan anggaran dikhawatirkan terhambat,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Aceh, Senin (27/1/2025).
Pencopotan Sulaimi dan dilantik menjadi Staf Ahli pada 17 Januari 2025 menjadi pembicaraan hang at Karena diduga ada unsur politik.
Dia menyebutkan, Aceh Besar sekarang sedang diterpa masalah tata kelola keuangan yang berat karena APBA 2025 yang dokumennya harus ditandatangani Sekda Sulaimi terpaksa tidak bisa diproses menunggu Sekda definitif yang baru.
“Hal itu bisa saja akan membuat pelantikan Bupati/Wakil Bupati Definitif 2025-2030 hasil Pilkada 2024 tertunda dan dilantik tidak tepat waktu akibat ketiadaan dukungan pencairan anggaran,” ujarnya.
Menurut Nasrul, keputusan gegabah dan emosional Dengan pencopotan Sulaimi telah membuat Aceh Besar riuh dan ricuh dimana semua masyarakat mempertanyakan dan mempersoalkan sikap kesewenang-wenangan Pj Bupati terhadap Sekda Sulaimi sejak awal menjadi Pj Bupati Aceh Besar.
“Perilaku semena-mena ini baru pertama sekali terjadi di Aceh Besar dan kita sangat menyayangkannya karena telah menjadi contoh buruk pelaksanaan pemerintahan,” ujanya.
Dia berharap kepemimpinan Aceh Besar yang baru nanti dapat memberi harapan perbaikan dan keteladanan sehingga hukuman kehadiran pemimpin yang zalim bisa terlupakan dari ingatan. (lis)










