Medan, 18/4 (indonesiaaktual.com) –
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiapkan 41.600 tiket untuk libur panjang Paskah.
“Libur panjang selama empat hari, mulai 17 hingga 20 April 2025, diyakini membuat lonjakan penumpang sehingga KAI menyiapkan tiket yang mencukupi atau 41.600 tiket,” ujar Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As’ad Habibuddin di Medan, Kamis (17/4/2025).
Menurut dia, 41.600 tiket yang disediakan itu setara dengan rata-rata 10.400 tiket per hari.
M As’ad Habibuddin, menjelaskan, selama periode libur Paskah tersebut terdapat 22 perjalanan kereta api setiap hari yang melintas di wilayah Sumut.
Kereta api tersebut menghubungkan berbagai kota seperti Medan, Kisaran, Tanjung Balai, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Lubuk Pakam, hingga Rantau Prapat.
Selain itu, terdapat pula 8 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Aceh.
Dengan demikian, total terdapat 30 perjalanan kereta api penumpang yang akan beroperasi per hari selama masa libur panjang tersebut di wilayah Divre I Sumut.
As’ad menyebutkan, pada Kamis siang, 17 April 2025 pukul 12.00 WIB, sudah ada 22.763 tiket yang terjual untuk periode libur Paskah itu.
“Dirata-ratakan ada 5.691 tiket per hari yang sudah terjual atau sekitar 55 persen dari total tiket yang disediakan, ” katanya.
Rincian penumpang tersebut masing – masing KA Putri Deli relasi Medan – Tanjung Balai (PP) sebanyak 13.992, KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar (PP) 5.298 penumpang, KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat (PP) 2.912, KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi – Lalang (PP) 385 dan KA Cut Meutia relasi rueng Mane-Krueng Geukeuh (PP) 176
“Masih banyak tiket yang tersedia. Kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanannya dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau kanal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama bulan lalu, yakni 17-20 Maret 2025, jumlah tiket yang terjual sudah meningkat 33%.
Pada periode tersebut KAI Sumut melayani 17.120 penumpang.
”Kami berharap agar calon penumpang menyediakan waktu yang cukup untuk perjalanan menuju stasiun keberangkatan, agar tidak terlambat,”ujar As’ad.
As’ad mengimbau calon penumpang, khususnya keberangkatan Stasiun Medan untuk menggunakan layanan Face Recognition Boarding Gate.
Keunggulannya, pada proses boarding otomatis tersebut, penumpang tidak perlu lagi menunjukkan tiket dan ID card sehingga proses boarding lebih cepat dan praktis.
“KAI memastikan seluruh layanan kereta api di wilayah Divre I Sumut berjalan dengan optimal. Langkah itu diambil untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pelanggan selama bepergian menggunakan kereta api,”ujarnya. (lis)










