Medan, 26/8 (indonesiaaktual.com) –
Pertamina Patra Niaga Sumbagut menggelar Pertamina Energi Negeri (PEN) 8.0, mendorong anak negeri berani bermimpi tinggi.
“PEN 8.0 tahun ini mengusung tema “AKASHA” yang berarti Ruang,”ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi di Medan, Selasa (26/8/2025).
Tema tersebut dipilih untuk menggambarkan pentingnya ruang gerak dan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung bagi generasi penerus bangsa.
Suasana ceria memenuhi halaman SD Negeri 066048 dan SD Negeri 066049 Medan Helvetia sejak pagi.
Ratusan siswa tampak antusias menyambut kedatangan puluhan relawan Pertamina dalam rangkaian kegiatan Pertamina Energi Negeri (PEN) 8.0.
Dengan penuh semangat, para relawan mengajak siswa untuk berkenalan, bermain sambil belajar, serta mendengarkan kisah inspiratif tentang energi dan beragam profesi di Pertamina.
Pendidikan anak-anak dipandang bukan hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.
Sunardi menegaskan, PEN merupakan wujud nyata kepedulian Pertamina terhadap dunia pendidikan.
“PEN 8.0 dihadirkan sebagai ruang inspirasi bagi anak-anak agar tumbuh dengan semangat, cita-cita yang tinggi, dan kepedulian pada lingkungannya,” katanya.
Melalui interaksi langsung bersama relawan, anak-anak diperkenalkan pada peran energi dan Pertamina bagi bangsa.
Kegiatan berlangsung penuh semangat di ruang kelas.
Para relawan tidak hanya mengenalkan proses bisnis Pertamina, tetapi juga berbagi motivasi tentang pentingnya belajar dan menjaga lingkungan. Anak-anak diajak untuk berani bermimpi menjadi dokter, guru, insinyur, maupun profesi lainnya yang bermanfaat bagi bangsa.
Kepala Sekolah SD Negeri 066048 Medan Helvetia, Nurleli Hasibuan, M.Pd, mengapresiasi kegiatan itu.
“Anak-anak kami mendapatkan pengalaman belajar yang berharga. PEN 8.0 membuat mereka lebih bersemangat untuk menggapai cita-cita dan terus belajar,”ujarnya.
Salah seorang siswa kelas 5, Rafli (10 tahun), mengungkapkan kegembiraannya.
“Saya senang sekali bisa belajar dari kakak-kakak Pertamina. Saya jadi ingin terus belajar supaya bisa jadi insinyur,”ujarnya penuh semangat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pertamina turut menyerahkan bantuan sarana pendidikan berupa 4 unit Personal Komputer (PC) untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah serta Medical Box sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan anak-anak Indonesia.
Bantuan itu diharapkan dapat memperkuat semangat anak-anak untuk terus mengejar mimpi, sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas. (lis)










