Medan, 18/9 (indonesiaaktual.com) – PT Railink mencatat terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang Kereta Api (KA) Srilelawangsa
Public Service Obligation (PSO)
yakni naik 24,14 persen.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho di Jakarta, Kamis (18/9/2025), menjelaskan, bahwa lonjakan jumlah pengguna KA Srilelawangsa menunjukkan peran penting transportasi berbasis rel di Medan dan sekitarnya.
“KA Srilelawangsa banyak dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan bekerja, sekolah, hingga mendukung aktivitas ekonomi harian,”ujarnya.
Menurut dia, peningkatan itu menjadi bukti bahwa layanan PSO kian relevan dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Sumatera Utara.
Porwanto menjelaskan, saat ini, KA Srilelawangsa melayani 20 perjalanan harian rute Medan – Binjai PP, 3 perjalanan pada rute Kualabingai – Binjai – Medan, serta layanan lanjutan hingga Araskabu.
Keberadaan KA Srilelawangsa yang terjangkau, aman, dan tepat waktu menjadi alternatif utama masyarakat dibandingkan transportasi jalan raya yang kerap padat.
Sepanjang Januari–Agustus 2025, ujar dia, total pelanggan KA Srilelawangsa berkontribusi besar pada pertumbuhan layanan PSO nasional dengan kenaikan 41 persen.
Dari 1,7 juta penumpang pada tahun 2024, menjadi 2,4 juta pelanggan di tahun 2025.
“KA Srilelawangsa turut mendukung akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, hingga kegiatan ekonomi. Dampak sosial-ekonomi ini sangat terasa khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Selain meningkatkan mobilitas, keberadaan KA Srilelawangsa juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya serta menekan emisi karbon dari penggunaan kendaraan pribadi di perkotaan.
“PT Railink bersama pemerintah berkomitmen menjaga kualitas layanan KA Srilelawangsa melalui peningkatan fasilitas, pelayanan, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,”katanya.
Dengan dukungan semua pihak, Railink akan manfaat layanan PSO semakin luas dan dapat dirasakan masyarakat Sumatera Utara secara berkelanjutan (lis)









