Medan, 14/5 (indonesiaaktual.com) – KAI Bandara (KA Srilelawangsa) selama Januari -April 2026 sudah melayanan 1,4 juta penumpang bukti komitmen Railink terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas transportasi dan meningkatkan mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara.
“Total volume penumpang layanan KA Srilelawangsa yang mencapai 1,4 juta itu meningkat 2,53 persen dibandingkan periode sama pada 2025 yang masih 1,3 juta,”ujar Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho di Jakarta, Kamis (14/5).
Menurut dia, peningkatan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi, baik untuk mobilitas harian, perjalanan antarkota, maupun akses menuju kawasan bandara dan pusat aktivitas ekonomi di Sumatera Utara.
Pada relasi Medan – Kualanamu, volume penumpang KA Srilelawangsa selama Januari hingga April 2026 tercatat sebanyak 537 ribu penumpang, meningkat 15.259 penumpang atau 2,92 persen dibandingkan periode sama tahun 2025 sebanyak 522 ribu penumpang.
Sementara itu, pada relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai, jumlah penumpang mencapai 876 ribu penumpang atau meningkat 19.594 penumpang dibandingkan periode sama 2025 sebanyak 857 ribu penumpang, dengan pertumbuhan sebesar 2,29 persen.
Porwanto Handry Nugroho mengatakan , pertumbuhan jumlah penumpang tersebut menjadi indikator positif atas meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang efisien dan berkelanjutan.
“Peningkatan volume penumpang KA Srilelawangsa selama empat bulan pertama tahun 2026 menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama untuk mobilitas sehari-hari,” katanya.
Selain menawarkan ketepatan waktu dan kenyamanan perjalanan, layanan KA Srilelawangsa juga mendukung konektivitas antarwilayah dan akses menuju Bandara Internasional Kualanamu.
KAI Bandara, ujar dia, menilai keberadaan layanan KA Srilelawangsa memiliki peran strategis dalam memperkuat integrasi transportasi di Sumatera Utara.
Relasi Medan – Kualanamu menjadi salah satu jalur penting dalam mendukung akses masyarakat dan pengguna jasa penerbangan menuju bandara, sedangkan relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai berperan dalam menunjang mobilitas masyarakat di kawasan perkotaan dan penyangga.
KAI Bandara akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui optimalisasi operasional perjalanan kereta api, peningkatan fasilitas pelayanan pelanggan, serta penguatan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
Melalui layanan transportasi publik berbasis rel yang andal dan terintegrasi, KAI Bandara optimistis dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, pengembangan sektor pariwisata, serta aktivitas masyarakat di wilayah Sumatera Utara.
KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found.
Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yaitu 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id. (lis)







