Medan, 15/5 (indonesiaaktual.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara melakukan penertiban terhadap enam titik perlintasan sebidang tidak resmi di wilayah operasionalnya sepanjang Mei 2026 guna meningkatkan standar keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat.
“Langkah penertiban ini bertepatan dengan momentum libur panjang (long weekend) peringatan Kenaikan Yesus Kristus, dimana mobilitas masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api mengalami peningkatan signifikan,” ujar Pelaksana tugas Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, di Medan, Jumat (14/5).
Menurut dia, penertiban itu merupakan komitmen perusahaan dalam meminimalisasi potensi insiden yang melibatkan kereta api dan pengguna jalan di perlintasan sebidang.

“Penertiban perlintasan dilakukan secara bertahap untuk mengurangi potensi kecelakaan serta memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan, terutama di tengah peningkatan animo masyarakat untuk melakukan perjalanan saat libur panjang ini,” ujar Anwar.
Adapun enam titik perlintasan yang ditertibkan tersebar di tiga wilayah
Mulai Kota Tebing Tinggi di KM 82+100 (petak jalan Tebing Tinggi–Lidah Tanah) dan KM 03+200 (petak jalan Tebing Tinggi–Bajalingge).
Kemudian di Kabupaten Asahan yakni KM 21+300 dan KM 22+400 (petak jalan Teluk Dalam–Puluraja). Serta di Kabupaten Labuhanbatu Utara pada KM 39+500 dan KM 39+900 (petak jalan Puluraja–Aek Loba).
Anwar mengatakan, selain melakukan penertiban fisik, KAI terus melakukan sosialisasi kepada warga di sekitar jalur rel agar tidak membuat akses jalan ilegal yang membahayakan keselamatan perjalanan.

Lonjakan Permintaan Tiket
Berdasarkan data KAI Divre I Sumut, sebanyak 21.980 tiket telah terjual untuk periode keberangkatan 14 hingga 17 Mei 2026. Pada Kamis (14/5) pagi misalnya tercatat sebanyak 7.092 pelanggan telah memesan tiket.
Guna menghindari antrean dan memberikan kenyamanan bagi calon pelanggan, KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking.kai.id.
“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kanal digital tersebut. Selain lebih efisien, calon pelanggan tidak perlu datang langsung ke stasiun hanya untuk memesan tiket sehingga perencanaan perjalanan menjadi lebih praktis dan pasti,” ujar Anwar.
KAI berkomitmen menjaga keandalan operasional dan ketepatan waktu perjalanan agar masyarakat dapat menikmati momen libur panjang dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. (lis)





