Medan, 10/6 (indonesiaaktual.com) – Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menegaskan stok Minyakita berlimpah atau 884.000 ton sehingga konsumen diminta tidak membeli komoditas itu di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15 700 per liter.
“Jangan beli Minyakita di atas HET. Stok berlimpah di tangan pengecer dan BULOG, ” ujar Pimpinan Wilayah Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto di Medan, Rabu (10/6).
Dia menegaskan, untuk per hari ini saja (10/6) , Bulog Sumut punya stok di seluruh wilayah sebanyak 884.000 liter. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, stoknya ada dan distribusi ke pengecer terus-menerus dilakukan,” ujarnya.
Mengenai bergulirnya wacana penyesuaian nominal HET untuk produk Minyakita oleh otoritas pusat, Bulog Sumut masih menanti arahan resmi berupa regulasi tertulis dari kementerian terkait dan belum bisa berspekulasi lebih jauh.
“Kalau untuk penyesuaian harga itu kita tunggu saja. Memang saya belum tahu naiknya menjadi berapa dan kapan akan ditetapkan, karena itu murni regulasi dari pemerintah melalui Kementerian Perdagangan,”ujarnya.
Dia membantah asumsi yang menduga adanya praktik penahanan atau penumpukan barang memanfaatkan momentum perubahan kebijakan harga ke depan
“Bulog tidak menahan barang, kalau bisa malah setiap hari kami salurkan, apalagi kalau ada pasokan baru”katanya.
Namun, ujar Budi, Bulog juga memperhatikan
pemerataan distribusinya untuk memastikan masyarakat mendapatkannya.
//Stok Pangan Lainnya Juga Aman//
Di samping minyak goreng, Budi juga memastikan stok bahan pangan lainnya khusus beras aman. Stok beras di wilayah Sumaut ada sebesar 56.173 ton.
“Stok sangat aman dan kalau volume berkurang , Bulog langsung minta tambahan dari wilayah lain, di luar pengadaan lokal harian,” ujarnya.
Stok ini aman sampai akhir Juni dan akan terus ditambah. “Sistemnya revolving, di mana setiap hari kami memantau ambang batas minimal stok kurang lebih berada di angka 40.000 ton,” katanya.
Dia menyebutkan, kalau sudah hampir mendekati batas stok, Bulog Sumut langsung minta tambahan lagi agar jangan sampai di bawah angka aman. (lis)






