Medan, 23/4 (indonesiaaktual.com) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) bersama Google Indonesia memperkuat kolaborasi dalam mendorong transformasi digital sektor pendidikan melalui forum Shaping the Future of Learning: Educational Innovation Strategies in the AI Era yang digelar 15–16 April 2026 di Telkom AI Center Padang, Sumatra Barat.
Kegiatan itu menghadirkan solusi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI), konektivitas digital, serta ekosistem kolaboratif bagi institusi pendidikan tinggi maupun sekolah dasar dan menengah guna menjawab kebutuhan pendidikan masa depan.
Acara itu turut dihadiri EVP Telkom Regional 1 (Sumatra) Dwi Pratomo Juniarto, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom Arfianto Ramadhian, Kabid Balai TIK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Nina Nadjmir, serta para pemangku kepentingan sektor pendidikan di wilayah Sumatra Barat.
Dalam sambutannya, EVP Telkom Regional 1 (Sumatra) Dwi Pratomo Juniarto menegaskan bahwa TelkomGroup terus memperkuat peran sebagai digital enabler dalam mendukung transformasi sektor pendidikan di seluruh Indonesia.
“Telkom berkomitmen penuh pada dedikasi mendigitalisasikan pendidikan di seluruh penjuru Indonesia, di mana Regional 1 menjadi garda terdepan untuk memastikan institusi di wilayah kami, termasuk di Padang, memiliki akses setara terhadap teknologi tercanggih. Kami hadir melampaui penyedia konektivitas dengan bertindak sebagai digital transformation enabler yang menyediakan solusi end-to-end, mulai dari penguatan infrastruktur jaringan hingga integrasi ekosistem digital,” ujar Dwi.
Kegiatan ini terbagi ke dalam dua fokus utama, yaitu sesi jenjang Pendidikan Tinggi (Higher Education) pada hari pertama dan sesi jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (K-12) pada hari kedua.
Kedua sesi tersebut dirancang untuk menghadirkan pendekatan yang lebih relevan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing jenjang pendidikan.
Sinergi Telkom dan Google Indonesia menghadirkan solusi komprehensif, mulai dari penguatan konektivitas hingga pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar.
Salah satu solusi yang mendapat perhatian tinggi dari peserta adalah Gemini AI Pro yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas akademik serta mendukung metode pembelajaran yang lebih interaktif dan personal.
Selain itu, Google Workspace for Education turut diperkenalkan sebagai platform kolaborasi yang mendukung terciptanya lingkungan belajar lebih produktif.
Pada kesempatan terpisah, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom Arfianto Ramadhian menegaskan bahwa kolaborasi dengan Google merupakan bagian dari langkah strategis TelkomGroup dalam memperkuat ekosistem digital pendidikan di Indonesia.
“Sinergi Telkom dengan Google bukan sekadar kolaborasi teknologi, melainkan langkah strategis TelkomGroup dalam memimpin digitalisasi pendidikan di tanah air. Dengan menggabungkan kekuatan jaringan yang dimiliki Telkom dan platform canggih milik Google, kami menghadirkan solusi konkret yang mampu mendobrak batasan akses pendidikan berkualitas di Indonesia,”ujarArfianto.
Pada sesi Higher Education, akademisi Universitas Udayana, Komang Oka Saputra berbagi praktik terbaik dalam implementasi solusi digital di lingkungan perguruan tinggi.
Sementara pada sesi K-12, Executive School Director Sekolah Kristen Kalam Kudus Padang Yansen Makitika menyoroti pentingnya transformasi berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing institusi pendidikan di tingkat global.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat berbagai institusi pendidikan untuk mengadopsi solusi berbasis AI serta meningkatkan kapabilitas digital mereka sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan.
Kabid Balai TIK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat, Nina Nadjmir menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini sebagai langkah strategis dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan berbasis teknologi.
“Dunia kerja di masa depan menuntut kemahiran digital yang tinggi. Karena itu, melalui integrasi Google for Education dan pemanfaatan Gemini AI, kita tidak hanya menghadirkan perangkat belajar, tetapi juga membangun ekosistem kolaborasi. Kami ingin lulusan kita tidak hanya menjadi penonton di era kecerdasan buatan, tetapi menjadi pemain kunci yang kompetitif dan inovatif,”ujar Nina.
Melalui kolaborasi strategis ini, TelkomGroup bersama Google Indonesia terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing global, sejalan dengan percepatan transformasi digital nasional. (lis)










