Selasa, September 22, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

Bidan Siti Maryam Beri Solusi Pijat Oksitosin Untuk Perbanyak Air Susu Ibu

Admin by Admin
14 Mei 2024
in Health
0
Bidan Siti Maryam Beri Solusi Pijat Oksitosin Untuk Perbanyak Air Susu Ibu

Medan, 14/5 (indonesiaaktual.com) – Sering kali kal waktu menyusui banyak problem seperti Air Susu Ibu (ASI) tidak keluar sehingga menjadi masalah bagi keluarga.

Ternyata untuk mendukung melimpahnya produksi ASI, salah satunya dengan melakukan pijat oksitosin.

Related posts

Pemprov Sumut Tegaskan Probis-UHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat

Pemprov Sumut Tegaskan Probis-UHC, Warga Cukup Tunjukkan KTP untuk Berobat

14 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Padang

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat Terdampak Banjir di Padang

13 Agustus 2026

Bagaimanakah pijat oksitosin itu? Simak pembahasannya berikut ini bersama Doodle Exclusive Baby Care.

Menurut Bidan Siti Maryam, dalam artikelnya yang diterima di Medan, Selasa (14/5/2024), secara fisiologisnya, bayi yang baru lahir jika tidak ada indikasi medis tidak minum ASI maksimal 3 hari

Yang terpenting bayi tidak panas, dan sudah Buang Air Kecil (BAK).

Pada 3 hari pertama tersebut ternyata lambung bayi hanya sebesar kelereng kemudian 7 hari pertama sebesar kelereng besar dan 10 hari pertama baru sebesar bola tenis.

“Kecukupan dan kebutuhan ASInya masih sedikit sekali. Untuk itu, bayi harus rajin diberikan ASI. Persiapan memberikan ASI  atau biasa dikenal dengan laktasi ini dipersiapkan bahkan sebelum melahirkan atau waktu hamil,”ujar Bidan Maryam.

Pijat laktasi bisa memperlancarkan ASI

Alasan owner Klinik Mandiri Bidan Siti Maryam itu, pemijatan pada punggung ibu membuat relaks.

Bahkan dianjurkan atau lebih baik dipijat langsung oleh suami yang membuat hormon oksitosinnya akan bekerja sehingga ASI akan lancar.

Siti Maryam menjelaskan, ada 2 hormon untuk produksi ASI yakni hormon oksitosin mempengaruhi keluarnya ASI dan hormon prolactin ketika dipijat relaks akan memberikan sinyal keotak sehingga produksi ASI lancar.

Setelah produksi lancar membuat oksitosinnya bekerja sehingga mengeluarkan ASI secara lancar.

“Kedua hormon tersebut saling bekerjasama memproduksi dan memperlancar. Otomatis saat ASI lancar ibunya relaks, tenang, menyusunya bagus, posisinya bagus, pelekatannya bagus support system orang-orang sekitar mempengaruhi lancar dan produksi ASI,”ujarnya.

Pijat Oksitosin memiliki beberapa versi yakni dilakukan sebelum melahirkan yakni di usia 37 minggu.

Namun pemijatan di usia 37 minggu sebelum melahirkan itu merangsang kontraksi karena hormon oksitosinnya bekerja.

“Jadi idealnya pijat oksitosin dilaksanakan kalau sudah melahirkan,”katanya.

Kalau melahirkan normal sudah bisa duduk miring, tetapi jika melahirkan dengan operasi caesar terbatas gerakannya.

Namun sekarang, operasi model eracs memudahkan sehingga pemijatan usai operasi

//Bagaimana cara pijat oksitosin?//

Lakukan posisi ibu menunduk gunakan kedua jari kanan atau kiri dan lakukan pijatan secara lembut.

Pemijatan boleh dengan menggunakan minyak yang aman untuk kulit yang sensitive.

Pijat dari atas ke bawah atau bawah ke atas minimal 8 kali.

Pijat pula bagian tengkuk yang menonjol, lakukan pemijatan searah jarum jam menggunakan jari kanan dan kiri secara bersamaan sebanyak delapan kali hingga menuju di atas tulang ekor.

Pemijatan tersebut dilakukan secara berulang-ulang selama 15 menit lamanya supaya ibu semakin relaks dan produksi ASI semakin lancar.

Saat melakukan perbincangan bersama Doodle Exclusive Baby Care, Bidan yang disapa dengan nama Bidan Maryam itu menerangkan jika ada faktor yang mempengaruhi lancarnya produksi ASI banyak, salah satunya penghisapan bayi.

Semakin sering bayi menghisap maka produksi ASI juga akan semakin lancar.

“Ibu harus dalam kondisi bahagia kalau cemas hormon tidak akan bekerja, “katanya.

Dia menyebutkan faktor tempat tinggal, juga salah satu faktor lancar tidaknua produksi ASI seorang ibu.

” Karena ibunya baru saja belajar menyusui sehingga tidak tega melihat bayi menangis. Kalau menyusui ibu harus dalam kondisi relaks,”ujarnya.

Disisi lain, Bidan Maryam mengungkapkan beberapa tanda bayi dalam kondisi bayi perlu diberikan susu formula sebagai tambahan.

Mulai dari melihat pipisnya.

Bayi yang baru lahir dalam 24 jam minimal 1 kali pipis, bayi 2 hari , 2 kali pipis dalam sehari, 3 hari (3! kali) pipis kemudian sampai hari kelima sudah minimal 6 kali pipis.

Selain itu dianalisa juga kenaikan Berat Badan (BB).

Kalau 10 hari pertama biasanya BBnya turun, tapi penurunan tidak boleh  lebih 10 persen dari berat badan lahir.

“Perlu juga dicek panas badan seberapa, biasanya kalau dehidrasi, panas badan melebihi 38 derajat celcius, ubun-ubun menjadi cekung kemudian ketika dicubit tidak kembali dalam 3 detik,”katanya.

Jika mengarah ke dehidrasi perlu konsultasi kedokter dan penggunaan susu formula juga dibatasi.

Perlu diperhatikan posisi dan perlekatannya, bayi menyusu di payudara bukan diputing.

“Jadi tidak punya puting pun bisa menyusui yang penting telaten. Tetapi jika sudah dikenalkan dot akan membuat bayi bingung dan menyusui akan semakin sulit,”ujarnya.

Owner dari usaha yang berlokasi di daerah Baki, Jawa Tengah itu mengingatkan, hal yang perlu diperhatikan saat melakukan Pijat Oksitosin.

Aabila ibu mengalami cedera dibagian belakang, otomatis apabila dilakukan pemijatan di bagian belakang akan menambah sakit.

Ada beberapa kasus ibu melahirkan dengan cara Caesar karena jatuh memang ada trauma di bagian belakang.

“Saat memijat tekanan jangan terlalu kuat.Perlu komunikasi saat pemijatan apakah sudah sesuai belum, “katanya.

Perhatikan juga penggunaan minyak untuk memijat dengan cara mengetest terlebih dahulu di area belakang kepala dekat telinga.

Apabila tampak kemerahan atau panas berarti ada alergi terhadap bahan-bahan dari minyak tersebut.

Dia menyarankan Pijat Oksitosin
minimal satu kali bahkan lebih dalam sehari karena semakin sering dipijat produksi ASI akan semakin meningkat.

“Yang pasti juga menjadi seorang ibu harus bahagia, persiapkan menyusui sejak dari hamil karena bayi berhak mendapatkan ASI, ” katanya.

Tenaga kesehatan yang sengaja memberikan susu formula bisa mendapatkan hukuman dan denda.  (lis)

Previous Post

Info Gempa Bumi

Next Post

PGN Tegaskan Rencana Strategis Dorong Peran Gas Bumi sebagai Energi Transisi

Admin

Admin

Next Post
PGN Tegaskan Rencana Strategis Dorong Peran Gas Bumi sebagai Energi Transisi

PGN Tegaskan Rencana Strategis Dorong Peran Gas Bumi sebagai Energi Transisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Pemko Medan Komitmen Pantau dan Jaga Harga Kebutuhan Pokok di Pasar, Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

Pemko Medan Komitmen Pantau dan Jaga Harga Kebutuhan Pokok di Pasar, Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

21 September 2026
Pemko Medan Pacu Transformasi Layanan Publik Berbasis AI

Pemko Medan Pacu Transformasi Layanan Publik Berbasis AI

21 September 2026
Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Calon Lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelaya Galang Baru Batam Dukung Ekosistem Usaha Nelayan

Komisaris Pertamina Patra Niaga Tinjau Calon Lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelaya Galang Baru Batam Dukung Ekosistem Usaha Nelayan

21 September 2026
Peringati HUT Ke-48 GM FKPPI , Wali Kota Medan Rico Waaa Ajak Pemuda Bentengi Diri dari Narkoba dan Judi Online

Peringati HUT Ke-48 GM FKPPI , Wali Kota Medan Rico Waaa Ajak Pemuda Bentengi Diri dari Narkoba dan Judi Online

21 September 2026

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Pemko Medan Komitmen Pantau dan Jaga Harga Kebutuhan Pokok di Pasar, Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

Pemko Medan Komitmen Pantau dan Jaga Harga Kebutuhan Pokok di Pasar, Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026

21 September 2026
Pemko Medan Pacu Transformasi Layanan Publik Berbasis AI

Pemko Medan Pacu Transformasi Layanan Publik Berbasis AI

21 September 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.