Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
INDONESIAAKTUAL
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
  • Beranda
  • Agribisnis
  • Bisnis
  • Hukum
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Perbankan
  • Politik
  • Review
  • Sosok
  • Transportasi
No Result
View All Result
Indonesiaaktual.com

GreenFaith Indonesia dan Pemuda Lintas Iman Serukan Keadilan Iklim untuk Bumi

Admin by Admin
10 Oktober 2025
in World
0
GreenFaith Indonesia dan Pemuda Lintas Iman Serukan Keadilan Iklim untuk Bumi

Medan, 10/10 (indonesiaaktual.com) –
GreenFaith Indonesia bersama Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Barat menggelar Pelatihan Keadilan Iklim untuk Pemuda Lintas Iman, Jumat di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (10/10/2025).

“Krisis iklim bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan persoalan moral dan kemanusiaan yang menuntut tanggung jawab bersama lintas agama dan generasi. Kesadaran inilah yang menggerakkan GreenFaith Indonesia bersama Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Barat menggelar Pelatihan Keadilan Iklim untuk Pemuda Lintas Iman di Pontianak, Kalimantan Barat,””ujar Koordinator Nasional GreenFaith Indonesia, Hening Parlan di acara pembukaan pelatihan itu, Jumat (10/10/2025).

Related posts

Lintas Iman Bersatu Jaga Hutan Papua, IRI Indonesia Resmikan Chapter Papua Barat Daya

Lintas Iman Bersatu Jaga Hutan Papua, IRI Indonesia Resmikan Chapter Papua Barat Daya

30 Juli 2026
1000 Cahaya Muhammadiyah – LPCR PM Gelar ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan

1000 Cahaya Muhammadiyah – LPCR PM Gelar ToT Audit Energi dan Dakwah Ramah Lingkungan

20 Agustus 2025

Pertemuan itu menjadi yang pertama bagi GreenFaith Indonesia di Kalimantan Barat sekaligus pelatihan ke-12 sejak gerakan lintas iman ini hadir di Indonesia.
Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di kawasan Jakarta, Tangerang, Salatiga, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Manado, Maluku, Riau, Pematang Siantar, Sawahlunto, dan Sumatera Selatan.

“GreenFaith hadir untuk mempertemukan nilai-nilai iman dan kepedulian ekologis. Kami percaya, semua agama mengajarkan untuk menjaga bumi sebagai rumah bersama,” ujar Hening Parlan.

//Agama dan Ekologi: Dari Ego ke Eco//

Hening menegaskan, krisis iklim kini telah bergeser dari sekadar perubahan iklim menuju fase krisis yang nyata. “Bumi tidak sekadar panas, tapi terluka. Lapisan ozon menipis, ekosistem terganggu, dan umat manusia kehilangan keseimbangan spiritual terhadap alam,” ujarnya.

Dalam konteks itu, katanya, agama-agama memiliki peran penting sebagai kekuatan moral untuk membangkitkan kembali kesadaran ekologis.
Islam, katanya, mengajarkan tanggung jawab manusia sebagai khalifah fil ardh, Hindu menekankan keseimbangan alam lewat Tri Hita Karana.
Adapun Katolik menyerukan seruan ekologis melalui ensiklik Laudato Si; ajaran Buddha menegaskan bahwa semua makhluk, termasuk hewan dan tumbuhan, adalah bagian dari umat yang patut dihormati; sementara Khonghucu mengajarkan bahwa hubungan yang harmonis dengan alam menjadi bagian penting dari kehidupan.

Dari ego menjadi eco, ujar Hening menggambarkan transisi moral dari keserakahan manusia menuju harmoni dengan alam.
“Kita diajarkan untuk tidak menjadikan agama hanya sebagai topeng moral yang berhenti pada doa. Tapi harus diwujudkan dalam aksi nyata melindungi bumi, “katanya.

Hening menegaskan, pertemuan itu tidak akan berarti apa-apa bila berhenti di ruangan pelatihan.

“Keadilan iklim harus dimulai dari langkah kecil: dari rumah ibadah, dari komunitas, dari diri kita masing-masing. Inilah bentuk ibadah sejati bagi bumi, “katanya.

Krisis iklim adalah panggilan moral yang menyatukan seluruh umat beriman.
Pelatihan di Pontianak menjadi momentum penting bagi lahirnya jejaring pemuda lintas iman yang siap menjadi pelopor perubahan: menjadikan rumah ibadah lebih hijau, gaya hidup lebih berkelanjutan, dan iman yang tak berhenti di doa, melainkan hadir dalam tindakan nyata.

“Dari Pontianak, suara moral lintas iman kini bergema: bumi adalah rumah bersama, dan menjaganya adalah bentuk tertinggi dari keadila,”katanya.
Manajer Kampanye GreenFaith Indonesia, Parid Ridwanuddin dalam sesi materi bertema Agama, Kerusakan Alam, dan Keadilan Iklim, menyoroti kondisi Kalimantan Barat yang kian rentan terhadap bencana iklim.
“Hubungan antara banjir, deforestasi, dan krisis iklim di Kalbar itu jelas: penggundulan hutan, tambang batu bara, dan suhu panas ekstrem membuat petani kesulitan memprediksi cuaca,” ujar Parid.
Ia menegaskan, krisis ekologis tidak bisa dilepaskan dari krisis spiritualitas, mengutip pemikiran Seyyed Hossein Nasr dalam bukunya Religion and the Order of Nature.
“Kemanusiaan modern telah meninggalkan langit, meninggalkan nilai spiritual. Akar kerusakan lingkungan ada pada kedangkalan iman dan hilangnya kesadaran akan kesucian alam,”ujarnya.

Parid juga menyinggung Dokumen Al-Mizan, panduan Islam global tentang etika lingkungan yang menolak pandangan antroposentrisme—pandangan bahwa manusia adalah pusat segalanya.

//Ekoteologi: Iman yang Bertindak//

Melalui sesi Diskusi dan Sharing Ekoteologi, para peserta menggali dalil, kisah, dan praktik baik dalam tradisi masing-masing agama tentang merawat alam.
Mereka menemukan benang merah yang sama: bumi bukan milik manusia, melainkan titipan yang harus dijaga bersama.
Dalam sesi ini, peserta dibagi ke dalam kelompok untuk berdiskusi, difasilitasi oleh Syahrul Ramadhan, Circle Manager GreenFaith Indonesia.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan Rencana Aksi Rumah Ibadah Ramah Lingkungan (Eco-House of Worship).
Setiap kelompok agama merumuskan gagasan nyata untuk diterapkan di tempat ibadah masing-masing — mulai dari pengelolaan sampah, pengurangan konsumsi listrik berbasis batu bara, hingga kampanye hidup sehat dan rendah karbon.

Kegiatan pelatihan di Pontianak diikuti 28 pemuda lintas iman yang mewakili tujuh kelompok agama dan organisasi besar di Indonesia, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu, dan Islam – dari organisasi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.

//Gerakan Global, Aksi Lokal//

GreenFaith sendiri merupakan gerakan lintas iman global yang berdiri sejak 23 tahun lalu di New York.
Kini, GreenFaith telah hadir di 11 negara dari empat benua yakni benua Afrika yang meliputi Ghana, Kenya, Tanzania, dan Uganda, dua dari benua Amerika (Brazilia, Amerika Serikat), tiga dari benua Asia 3 (Indonesia, Jepang, Korea Selatan), dan benua Eropa (Belanda, Prancis, Jerman), dengan jaringan akar rumput di lebih dari 40 negara.

Di Indonesia, GreenFaith berfokus pada pendidikan lingkungan berbasis iman, advokasi keadilan iklim, serta kampanye transisi energi yang berkeadilan. Melalui pelatihan semacam ini, GreenFaith berupaya menumbuhkan kepemimpinan muda lintas iman yang berpihak pada bumi dan sesama makhluk hidup. (lis)

“Pertemuan ini tidak akan berarti apa-apa bila berhenti di ruangan ini,” tegas Hening Parlan menutup kegiatan.

“Keadilan iklim harus dimulai dari langkah kecil: dari rumah ibadah, dari komunitas, dari diri kita masing-masing. Inilah bentuk ibadah sejati bagi bumi.”

Krisis iklim adalah panggilan moral yang menyatukan seluruh umat beriman. Pelatihan di Pontianak menjadi momentum penting bagi lahirnya jejaring pemuda lintas iman yang siap menjadi pelopor perubahan: menjadikan rumah ibadah lebih hijau, gaya hidup lebih berkelanjutan, dan iman yang tak berhenti di doa, melainkan hadir dalam tindakan nyata.

Dari Pontianak, suara moral lintas iman kini bergema: bumi adalah rumah bersama, dan menjaganya adalah bentuk tertinggi dari keadilan.      (lis)

Previous Post

PT Railink Ingatkan Masyarakat Untuk Tidak Melempar Kereta Api

Next Post

Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr Parlindungan Purba Dorong Kolaborasi Nasional Untuk Kembangkan Potensi Kelapa di Nias Sumut

Admin

Admin

Next Post
Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr Parlindungan Purba Dorong Kolaborasi Nasional Untuk Kembangkan Potensi Kelapa di Nias Sumut

Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr Parlindungan Purba Dorong Kolaborasi Nasional Untuk Kembangkan Potensi Kelapa di Nias Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News

Gubernur Sumut Lantik Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Biro Umum dan Kepala Biro Perekonomian

Gubernur Sumut Lantik Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Biro Umum dan Kepala Biro Perekonomian

19 September 2026
PWI Sumut Bekerjasama dengan Dewan Pers Gelar UKW di Medan 8 Oktober

PWI Sumut Bekerjasama dengan Dewan Pers Gelar UKW di Medan 8 Oktober

18 September 2026
Bulog Sumut Terus Pasok Beras SPHP Dukung Gerakan Pangan Murah

Bulog Sumut Terus Pasok Beras SPHP Dukung Gerakan Pangan Murah

18 September 2026
Optimalkan Tata Kelola Digital, Biro Adpim Sumut Pastikan Administrasi Pimpinan Tak Terkendala Jarak

Optimalkan Tata Kelola Digital, Biro Adpim Sumut Pastikan Administrasi Pimpinan Tak Terkendala Jarak

18 September 2026

Arsip

  • September 2026
  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Desember 2020
  • Oktober 2020
  • September 2020
  • Juli 2020
  • Juni 2020
  • April 2020
  • Maret 2020
  • Februari 2020
  • Januari 2020
  • Desember 2019
  • September 2019
  • Agustus 2019
  • Juli 2019
  • Juni 2019

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow Us

Browse by Category

  • Agribisnis
  • Apps
  • Award
  • Bisnis
  • Business
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Fashion
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Health
  • Hukum
  • Lifestyle
  • Mobile
  • Movie
  • Music
  • News
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Perbankan
  • Peristiwa
  • Politics
  • Politik
  • Review
  • Science
  • Sosok
  • Sports
  • Startup
  • Tech
  • Transportasi
  • Travel
  • Uncategorized
  • World

Recent News

Gubernur Sumut Lantik Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Biro Umum dan Kepala Biro Perekonomian

Gubernur Sumut Lantik Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kepala Biro Umum dan Kepala Biro Perekonomian

19 September 2026
PWI Sumut Bekerjasama dengan Dewan Pers Gelar UKW di Medan 8 Oktober

PWI Sumut Bekerjasama dengan Dewan Pers Gelar UKW di Medan 8 Oktober

18 September 2026
  • Ketentuan Pengguna
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.