Medan, 29/1 (indonesiaaktual.com) -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur di tahun 2026.
Kepala Bidang Perencanaan Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(PUPR) Sumut, Rizal Hasibuan di Medan, Rabu, mengatakan, pembangunan infrastruktur itu di antaranya Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang kebinamargaan yang dianggarkan sebesar Rp690 miliar.
Lalu proyek strategis daerah (PSD) bidang kebinamargaan sebesar Rp356 miliar.
Kemudian, PHTC bidang sumber daya air Rp258 miliar dan PSD sumber daya air yang dianggarkan sebesar Rp57 miliar.
“PUPR juga menganggarkan untuk kegiatan pascabencana dengan alokasi sebesar Rp151 miliar untuk kebinamargaan dan Rp59 miliar untuk bidang sumber daya air, ” ujar Rizal.
Dia menyebutkan, PUPR Sumut juga menganggarkan pengadaan alat berat dengan nilai Rp46 miliar. Pengadaan itu dilakukan sebagai upaya antisipasi, mengingat pada masa tanggap darurat bencana tahun 2025, PUPR sempat mengalami keterbatasan dalam pendistribusian alat berat untuk pembersihan material banjir dan longsor.
“Saat tanggap darurat bencana tahun lalu kita agak keteteran dalam hal alat berat,” ujar Rizal.
Dia juga memaparkan capaian pembangunan infrastruktur di tahun 2025.
Kondisi “Jalan Mantap” di Sumut mencapai 75 persen dari total panjang jalan provinsi sepanjang 3.005 kilometer, “ujarnya pada konferensi pers
yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Lantai 1 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro 30 Kota Medan. (lis)









