Medan, 220/5 (indonesiaaktual.com) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ( Pemprov Sumut) mengantisipasi ancaman El Nino yang diperkirakan melanda Indonesia dengan menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menjaga produksi pangan tetap stabil.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Parangin angin
di Medan, Rabu (20/5) mengatakan, Pemprov Sumut sudah menyiapkan antisipasi dan upaya untuk menjaga produksi pangan,” ujarnya pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.
Yusfahri mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan yakni menyiapkan Brigade Proteksi Tanaman yang bertugas mencegah kerusakan tanaman di seluruh wilayah Sumut.
“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut memiliki Brigade Proteksi Tanaman.Ada enam brigade, meliputi seluruh kabupaten/kota di Sumut,” katanya.
Dia menjelaskan, persiapannya antara lain menyiapkan pompa. “Brigade ini seperti pemadam kebakaran, siap siaga. Kalau banjir mereka juga bergerak supaya tanaman tidak rusak,”ujar Yusfahri.
Dia menambahkan, sepanjang 2024 – 2025, Pemprov Sumut juga telah menyalurkan sekitar 2.500 unit pompa air ke seluruh kabupaten/kota di Sumut, sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino.
Menurut Yusfahri, Kementerian Pertanian juga telah memberikan peringatan dini (early warning system) terkait dampak kekeringan. Karena itu, katanya, pompa-pompa yang telah disalurkan terus dipantau agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Artinya ini bentuk kesiapsiagaan kita, 2.500 pompa yang sudah kita salurkan,” katanya.
Dia berharap, meskipun El Nino melanda Sumut, produksi pangan tetap terjaga sehingga ketersediaan pangan masyarakat tidak terganggu. “Mudah-mudahan kita tidak jumawa, kita berharap semoga Yang Maha Kuasa meridai apa yang kita lakukan, produksi terjaga,” ujar Yusfahri. (lis)







