Medan, 3/8 (indonesiaaktual.com) – Warung Difabel Sharaswaty membuka stand di Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026 Medan dengan menampilkan barista penyandang disabilitas
Pehelatan ICX yang berlangsung pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Tiara Convention Center, Medan itu sendiri berjalan sukses.
“Alhamdulillah Kementerian UMKM menghadirkan Warung Difabel Sharaswaty yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai barista, “ujar Founder Rumah Difabel Sharaswaty, Sri Dewi Natadiningrat di Medan, Senin (3/8).
Menurut dia, partisipasi Warung Difabel Sharaswaty yang memberdayakan penyandang disabilitas sebagai barista itu menjadi bukti bahwa industri kopi Indonesia terbuka bagi siapa saja untuk berkontribusi dan berkembang.
“Keikutsertaan barista dari Warung Difabel Sharawaty di event ICX 2026 di Medan kali ini tentunya menghadirkan semangat inklusivitas melalui kolaborasi bersama Kementerian UMKM dalam memberikan ruang bagi seluruh kalangan untuk berkarya di industri kopi, ” katanya.
ICX 2026 di Kota Medan diikuti oleh 54 peserta yang terdiri atas pengusaha UMKM, petani kopi, roastery, coffee shop, penyedia mesin dan peralatan kopi, serta berbagai pengusaha UMKM pendukung.
Tampilnya barista Warung Difabel Sharaswaty di event kopi terbesar Indonesia ini menjadi sorotan luar biasa dan daya tarik bagi pengunjung ICX.
Salah satu barista, Amin Zega (36) adalah seorang penyandang tuna daksa.
Dia bekerja sebagai barista sudah sejak dari tahun 2023.
Saat itu Amin Zega diajak founder Rumah Difabel Sharaswaty. .
Sebelum menjadi barista, Amin merupakan seorang korban kecelakaan yang mengakibatkan dirinya menjadi penyandang disabilitas.
Meski menghadapi keterbatasan fisik, ia berhasil bangkit, mengikuti pelatihan, hingga kini sukses menjadi seorang barista yang memiliki sertifikasi resmi.
Saat ini, Amin Zega aktif meracik kopi dan bekerja di Warung Difabel Sharaswaty di Kota Medan.
“Alhamdulillah Warung Difabel Sharaswaty punya barista handal. Selain Amin Zega, ada beberapa barista difabel lainnya, diantaranya ada 1 autism, 3 tuna rungu dan 2 down syndrome. Pastinya mereka meracik kopi dengan hati dan semangat inklusivitas. Dibalik kopi yang disajikan tentunya punya cerita hangat, ibarat kopi juga punya sebuah proses yang otentik,” ujar Sri Dewi Natadiningra.
Sri Dewi Natadiningra menegaskan,
Warung Difabel Sharaswaty adalah tempat usaha dan pelatihan di Medan yang memberdayakan penyandang disabilitas, termasuk melatih mereka menjadi barista bersertifikat yang mahir meracik kopi.
“Tempat ini memberikan ruang bagi teman-teman difabel untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi.Semoga keikutsertakan barista dari Warung Difabel Sharaswaty di ICX 2026 ini menjadi inspirasi bagi pafa pecinta kopi tanah air. Seperti filosofi dari kopi itu sendiri sebagai sumber inspirasi,” ujarvSri Dewi Natadiningrat.(lis)







